Sukses

Parenting

5 Cara Memberi Pujian yang Tepat pada Anak

Fimela.com, Jakarta Pujian yang kita berikan kepada anak bisa membuatnya merasa termotivasi. Tapi kalau pujian yang kita berikan terlalu berlebihan, dampaknya bisa buruk untuk tumbuh kembang anak. Di sini kita sebagai orangtua perlu lebih berhati-hati agar tidak salah dalam memberi pujian.

Untuk memberi pujian yang tepat pada anak, kita harus paham "rambu-rambunya". Dilansir dari bestofparenting.com, ada beberapa cara dan hal penting yang perlu diperhatikan supaya kita bisa memberikan pujian yang tepat pada anak. Selengkapnya, langsung kita simak infonya di sini.

1. Buat Anak Percaya pada Kemampuannya

Ketika anak berhasil melakukan sesuatu, kita bisa mengucapkan, "Kamu sudah bekerja sangat keras dan berhasil pada ujian kalian ini, kamu pasti bangga dengan pencapaian ini, kan?" Ketika anak mengiyakan, kita bisa meresponsnya, "Ibu juga bangga padamu." Di sini kita perlu membantu anak agar percaya pada kemampuannya. Anak pun bisa melakukan evaluasi diri dengan pencapaian yang sudah diperolehnya.

2. Jangan Obral Pujian

Memuji setiap hal yang dilakukan anak malah bisa membuatnya jadi ketergantungan. Akibatnya, anak bisa malas atau enggan melakukan sesuatu bila tak ada pujian. Maka dari itu, kita pun perlu selektif dalam memberi pujian.

3. Puji Usahanya, Bukan Hasilnya Semata

Anak perlu belajar soal motivasi diri dan evaluasi diri. Ketika anak berhasil melakukan sesuatu, yang kita pujia jangan cuma hasilnya saja. Melainkan usaha dan kerja keras yang telah ia lakukan.

4. Puji dengan Memancingnya untuk Membuat Deskripsi

Misal, saat anak berhasil membuat sebuah lukisan yang memenangkan kompetisi, pujian yang kita berikan sebaiknya tidak hanya, "Wah, ini bagus sekali!" Tapi coba pancing ia untuk membuat deskripsi, "Gambar bunganya itu indah sekali. Bagaimana caramu membuatnya?" Di sini anak akan merasa lebih diperhatikan karena kita mengapresiasi setiap usaha dan kerja kerasnya. Sehingga anak bisa merasa lebih semangat untuk melakukan upaya yang lebih baik dalam berkarya selanjutnya.

5. Bersikap Jujur

Anak-anak bisa membedakan mana pujian yang jujur dan mana yang cuma dibuat-buat. Maka dari itu, kita harus berupaya untuk bisa selalu jujur dalam memberi pujian. Jika anak masih perlu meningkatkan usahanya, maka kita perlu mengutarakannya dengan jujur. Hargai usaha anak tapi jangan terlalu berlebihan dalam melabelinya.

Memberi pujian pada anak memang harus berhati-hati. Jangan sampai terlalu berlebihan tapi juga perlu dilakukan dengan tepat agar bisa jadi motivasi tersendiri. Semoga tips-tips di atas bisa membantu, ya.

Loading