Sukses

Parenting

4 Cara Mengedukasi Anak agar Mau Merapikan Mainannya

Fimela.com, Jakarta Saat bermain, anak-anak bisa membuat segalanya berantakan. Hal ini bisa dimaklumi karena saat bermain anak akan berusaha mengeksplorasi berbagai hal dan memuaskan rasa ingin tahunya. Tapi begitu selesai bermain, anak perlu diarahkan untuk merapikan kembali mainannya.

Hanya saja menyuruh anak merapikan kembali mainannya kadang terasa sulit. Bahkan kadang anak-anak cuek begitu saja meninggalkan mainannya berantakan setelah bermain. Padahal mengedukasi anak untuk merapikan mainannya setelah bermain bisa mengajarkannya nilai-nilai tanggung jawab dan kemandirian. Dilansir dari mother.ly, ada sejumlah tips sederhana yang bisa dicoba untuk bisa mengedukasi anak mau merapikan kembali mainannya dengan baik. Selengkapnya, langsung saja simak infonya berikut ini.

1. Langsung contohkan dan ajak anak ikut merapikan

Ketika anak selesai bermain, kita bisa langsung contohkan cara untuk merapikan kembali mainannya. Sekaligus mengajaknya untuk ikut merapikan. Misal, mengembalikan kembali semua mainan ke dalam kotak mainan, kita langsung bisa mengajak anak untuk "berkompetisi" siapa yang lebih dulu dan lebih banyak memasukkan mainan ke dalam kotak. Jadi anak akan makin semangat untuk merapikan mainannya.

2. Ciptakan "batas"

Sebagai contoh, mainan hanya boleh dikeluarkan di ruang tengah saja. Tak boleh dibawa atau dimainkan di dapur. Meski mungkin sulit untuk menciptakan "batas" ini tapi tetap layak dicoba. Sehingga anak akan merasa lebih dimudahkan bila disuruh membereskan atau merapikan mainannya karena tak akan direpotkan dengan ruang yang terlalu luas.

3. Sediakan kotak atau keranjang mainan khusus

Merapikan mainan bukanlah hal yang sulit dilakukan. Hal tersebut perlu kita tanamkan terlebih dulu pada anak. Salah satu caranya adalah dengan menyediakan kotak atau keranjang mainan khusus untuknya. Sehingga untuk merapikan mainan bisa dilakukan dalam waktu singkat dan mudah.

4. Buat jadwal bersih-bersih

Orangtua selalu jadi role model anak-anaknya. Bila ingin anak kita punya inisiatif untuk bersih-bersih atau merapikan mainan dengan baik, kita pun perlu mencontohkan langsung. Misal, setiap kali selesai melakukan atau membuat sesuatu, kita akan mengembalikan semua barang pada tempatnya. Atau mungkin setiap sore kita biasakan untuk menyapu dan mengepel rumah untuk menjaga kebersihan dengan baik.

Mengedukasi anak untuk merapikan kembali mainannya setiap kali selesai bermain bisa jadi salah satu cara untuk membangun rasa tanggung jawab pada dirinya. Mulai dari hal sederhana untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

 

;
Loading