Sukses

Parenting

Artika Sari Devi Ajarkan Emansipasi Perempuan Sejak Dini ke Anak

Fimela.com, Jakarta Banyak cara untuk meneladani sosok Raden Ajeng Kartini. Bagi Artika Sari Devi, meneladani sosok perempuan asal Jepara itu berarti berani untuk menyuarakan hak-haknya dan melawan diskriminasi yang masih kerap dialami kaum perempuan. Perempuan 39 tahun itu pun mulai menanamkan hal tersebut pada dua anak perempuannya.

Meski masih terbilang belia, namun nyatanya Sarah Ebiela Ibrahim dan Dayana Zoelie Ibrahim, dua anak perempuannya sudah sudah mengenal siapa sosok RA Kartini. Bahkan, Puteri Indonesia tahun 2004 itu pun mulai menanamkan nilai-nilai pemikiran RA Kartini pada sang anak.

"Mereka (anak-anak) sangat tau siapa itu, terutama kakaknya yang umur 9 tahun. Siapa itu Raden Ajeng Kartini, apa perjuangannya, dan tokoh-tokoh perempuan lainnya," ujar Artika Sari Devi di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan, Sabtu (20/4/2019).

Lebih dari sekedar mengenal sosok RA Kartini, bagi istri Ibrahim Imran tersebut, yang lebih penting adalah bagaimana mengaplikasikan apa yang diperjuangkan RA Kartini dalam kehidupan sehari-hari dua buah hatinya.

Maka dari itu, sedari kecil, perempuan kelahiran Pangkal Pinang tersebut pun sudah mengajarkan tentang kesetaraan gender pada sang anak dan bagaimana bersikap melawan ketidakadilan yang mungkin saja terjadi.

"Sedini mungkin, mereka harus punya self love sama diri sendiri. Bentuk penghargaan diri sendiri tuh harus dipupuk dari sekarang supaya dia merasa dirinya berharga. Ketika ada sesuatu atau ada orang lain yang melecehkan dia, merendahkan dia, dia nggak tinggal diam, dia tau apa yang terjadi dan sikap apa yang harus dia ambil," tuturnya.

Guna mengamalkan nilai-nilai perjuangan RA Kartini, Artika Sari Devi pun selalu mengajarkan pada dua orang putrinya untuk selalu berani dan yakin terhadap apapun pilihan hidup yang dijalani.

"Saya bilang, apapun pilihan kalian nanti, mau jadi apapun itu, saya bebasin, asalkan itu bener-bener kalian cintai, sesuai sama passionnya, yang penting mereka bisa happy dengan pilihannya," pungkas Artika Sari Devi.

Loading
Artikel Selanjutnya
Menjadi Perempuan Merdeka dengan Berani Berkata Tidak