Sukses

Parenting

Waspada, Stres Bisa Meningkatkan Risiko Susah Hamil

Fimela.com, Jakarta Bagi setiap orang yang telah menikah dan membina rumah tangga pasti ingin segera memiliki buah hati di keluarganya. Setiap orang pasti ingin segera hamil dan memiliki buah hati untuk melengkapi kebahagiaan dalam rumah tangganya.

Mengenai kehamilan, sayangnya tidak semua pasangan bisa segera dianugerahi kehamilan. Ada pasangan yang langsung bisa hamil dan memiliki buah hati. Tapi, tidak sedikit pasangan yang harus menunggu selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun hingga akhirnya dinyatakan positif hamil.

Melansir dari laman parents.com, ketika seorang perempuan susah hamil, ada beberapa kemungkinan yang menyebabkannya. Penyebab paling umum adalah adanya masalah pada sistem reproduksinya maupun sistem reproduksi pasangan. Lebih dari itu, risiko susah hamil juga bisa disebabkan oleh stres, depresi dan kelelahan.

Stres Bikin Perempuan Susah Hamil

Para ahli mengungkapkan jika stres bisa meningkatkan risiko susah hamil. Stres akan mempengaruhi hormon dalam tubuh. Stres juga akan menyebabkan gangguan pada sistem reproduksi seseorang yang membuatnya susah hamil.

 

Dalam dunia medis ditemukan jika perempuan yang cenderung stres, depresi dan terlalu sibuk pada karirnya akan memiliki risiko masalah gangguan pada sistem reproduksinya lebih besar jika dibandingkan perempuan yang santai, menjadi ibu rumah tangga dan punya banyak waktu buat istirahat. Perempuan yang rentan stres dan sibuk pada pekerjaannya juga akan memiliki kesuburan yang cenderung menurun dari hari ke hari. Apalagi jika para perempuan ini tidak memiliki pola hidup sehat.

Stres bisa membuat siklus menstruasi pada perempuan berantakan. Stres yang ditambah dengan kelelehan hebat bahkan bisa meningkatkan risiko penuaan dini. Stres akan berpengaruh pada otak dan menyebabkan kemampuan reproduksi terganggu.

Untuk bisa segera hamil, penting bagi suami pun istri menghindari stres. Penting juga bagi keduanya untuk mengonsultasikan program kehamilan dengan dokter atau bidan ahlinya.

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Saat Stres, Kenapa Mudah Sakit Perut?
Artikel Selanjutnya
Cara Menghindari Kebiasaan Makan Saat Stres