Sukses

Parenting

Penyebab dan Cara Mengatasi Susah Buang Air Besar saat Hamil

Fimela.com, Jakarta Saat ibu hamil memasuki trimester kedua kehamilan, masalah sembelit sering muncul. Penyebab umum terjadinya sembelit adalah meningkatnya hormon progesteron. Hal ini berpengaruh pada relaksasi otot perut, yang memengaruhi pencernaan.

Susah buang air besar pada ibu hamil dapat menyebabkan kembung dan rasa tidak nyaman. Lalu apa penyebab dari sembelit pada ibu hamil dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasannya di bawah ini.

Penyebab Susah Buang Air Besar

Sembelit pada ibu hamil disebabkan peningkatan hormon progesteron, dan efek lainnya. Berikut penjelasannya.

  1. Saat hamil, rahim membesar seiring dengan bertambah usianya janin. Hal ini menyebabkan usus dan rektum tertekan, sehingga menyebabkan sulit buang ir besar.
  2. Banyak ibu hamil yang enggan minum air putih, hal ini dapat menyebabkan perut semakin besar dan pergerakan usus pun terganggu. Maka bagi ibu hamil sangat disarankan untuk memperbanyak minum air putih.
  3. Agar pencernaan lancar, ibu hamil sangat disarankan untuk mengatir pola makannya. Memperbanyak konsumsi sayuran disarankan untuk ibu hamil untuk mencegah sembelit.
  4. Perut yang besar membuat ibu hamil malas untuk bergerak, hal ini dapat menyebabkan sembelit. Jadi, bagi ibu hamil perut yang besar jangan dijadikan alasan untuk malas bergerak.
 

Mengatasi Sembelit saat Hamil

Untuk mengatasi susah buang air besar bagi ibu hamil, sebaiknya lakukan hal ini.

  1. Rutin mengonsumsi air putih minimal 8 gelas sehari.
  2. Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung serat seperti buah dan sayuran hijau.
  3. Olahraga ringan agar tubuh tetap aktif selama hamil.
  4. Hindari untuk menahan buang air besar, jika sudah merasa ingin BAB segera lakukan jangan biasakan menundanya.

Sembelit memang tidak berbahaya, namun jika dibiarkan dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Kehamilan di Luar Kandungan, Apa Gejalanya?
Artikel Selanjutnya
Apa Penyebab Air Ketuban Terlalu Banyak?