Sukses

Parenting

Kadar Stres Selama Hamil Bisa Tentukan Jenis Kelamin Bayi, Menurut Studi!

Fimela.com, Jakarta Kita pasti sudah tahu bahwa ibu hamil seharusnya tidak stres agar tidak gampang sakit dan memberi pengaruh buruk terhadap kesehatan bayi yang dikandungnya. Meski demikian, ada kalanya stres tak dapat dihindari oleh perempuan hamil, apalagi ketika kondisi emosionalnya lebih sensitif ketika hamil.

Terlepas dari pengaruh stres terhadap kesehatan tubuh ibu dan bayi, ternyata stres juga bisa memberi pengaruh terhadap penentuan jenis kelamin bayi. Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America (PNAS) menemukan bahwa kadar stres yang tinggi dapat memengaruhi jenis kelamin bayi yang dikandung ibu hamil.

 

Stres Tinggi Pengaruhi Jenis Kelamin Bayi

Peneliti melakukan analisis terhadap 187 perempuan hamil yang sehat untuk mengisi kuisioner terkait indikator stres. Hasilnya, sebesar 33% perempuan hamil yang mengalami stres fisik dan psikologis melahirkan lebih banyak bayi perempuan dibandingkan laki-laki.

Penulis penelitian, Catherine Monk, Ph.D., mengatakan bahwa jenis kelamin laki-laki lebih rentan di dalam kondisi prenatal yang tak baik sehingga kemungkinan melahirkan bayi laki-laki lebih rendah.

Hal ini merupakan temuan baru, tak ada penelitian yang menemukan bahwa kesehatan mental, terutama kadar stres tinggi, bisa menentukan apakah bayi lahir perempuan atau laki-laki. Jadi, jika kebetulan ingin hamil bayi laki-laki, jaga diri jangan sampai stres ya Moms.

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Apakah Kehamilan Kembar Selalu Terjadi karena Keturunan?
Artikel Selanjutnya
Memahami 3 Cara Induksi Persalinan: Obat-obatan, Mekanik, dan Alami