Sukses

Parenting

4 Alasan Pola Asuh Good Bad Cop Parenting Tidak Baik untuk Anak

Fimela.com, Jakarta Menjadi orangtua yang mendidik anak berarti melihat kembali kebiasaan yang dilakukan diri sendiri, seperti bagaimana kamu dan pasangan membuat keputusan bersama, menangani konflik, dan menyampaikan sesuatu kepada anak. Di antara kamu dan pasangan pasti memiliki tipe pola asuh yang berbeda ketika mendidik anak, seperti tipe pola asuh good bad cop parenting, pernah dengar?

Tahukah kamu bahwa tipe pola asuh good bad parenting ini tidak akan pernah berhasil mendidik anak? Dilansir dari sheknows.com, Rabu (23/10/2019), berikut ini adalah beberapa alasannya.

1. Membagi-bagi keluarga

Pola asuh good bad cop parenting akan menggambarkan sosok ayah dan ibu berada di halaman yang berbeda dan ini jelas akan membuat anak bingung. Hal yang perlu diketahui oleh anak adalah bahwa orangtua mereka bekerja bersama- sama sebagai sebuah tim untuk mendukung mereka.

2. Menciptakan ketidakstabilan

Stabilitas, kenyamanan, dan prediktabilitas membantu menumbuhkan hubungan antara orangtua dan anak yang positif. Jika peraturan di dalam rumah selalu berubah tergantung pada sosok orangtua yang bertanggung jawab, anak tidak akan memiliki rasa aman.

 

3. Membuat anak berpihak

Pola asuh good bad cop parenting akan membuat anak berpihak. Ya, anak akan mengikuti pola asuh orangtua yang lebih mudah bagi mereka untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Di sini anak juga bisa merasa cemas karena merasa mengadu domba satu pihak orangtua dengan pihak lainnya.

4. Menciptakan label gender yang tidak sehat

Penting untuk membuat anak tumbuh dengan pikiran yang terbuka dalam hal gender dan peran. Pola asuh good bad cop parenting akan membuat anak memiliki bias terhadap hal gender.

Saksikan video menarik setelah ini

#GrowFearless with FIMELA

 

Daftarkan dirimu di sini untuk mengikuti berbagai kelas inspiratif di FIMELA FEST 2019! 

Loading
Artikel Selanjutnya
Rekomendasi Destinasi Belanja Keperluan Anak Lebih Mudah dan Murah
Artikel Selanjutnya
Solusi Atasi Kecanduan Gadget pada Anak