Sukses

Parenting

Pelihara Kesehatan dengan 4 Buah yang Baik untuk Pencernaan Anak

Fimela.com, Jakarta Sistem pencernaan merupakan salah satu sistem dalam tubuh yang paling penting. Pasalnya, sistem ini sudah bekerja bahkan sebelum kamu mulai mengunyah makanan. Dilansir dari Kids Health, sistem pencernaan bekerja untuk waktu yang lama. 

Bukan hanya pada saat mengunyah makanan, tetapi juga sampai beberapa jam bahkan hari setelah kamu makan. Lamanya sistem pencernaan bekerja sesai dengan apa yang kamu makan. 

Agar dapat bekerja secara optimal, Sahabat Fimela harus memelihara organ-organ sistem pencernaanmu dengan sangat baik, sedini mungkin. Justru, masa balita merupakan waktu yang begitu penting untuk membangun pondasi kesehatan sistem pencernaan. Caranya, dengan mengonsumsi berbagai macam serat. 

Serat biasanya banyak ditemukan pada sayuran hijau dan juga berbagai buah-buahan. Namun, ada beberapa buah yang memang terkenal sebagai pemelihara kesehatan sistem pencernaan. Lantas, buah apa saja yang bisa memelihara kesehatan organ pencernaan buat anak? 

Aprikot

Buah aprikot mengandung begitu banyak vitamin C yang penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kandungan seratnya yang tinggi juga dapat memelihara pergerakan normal otot usus dan organ pencernaan lain untuk menjauhkan anak dari gangguan pencernaan seperti susah BAB, dan gangguan kesehatan pada usus besar. 

Apel

Apel yang mengandung begitu tinggi serat pektin. Serat pektin ini menyembuhkan dan mencegah terjadinya konstipasi. Selain itu, buah ini juga memiliki kemampuan untuk meluluhkan dan melarutkan kolesterol serta racun dalam tubuh. 

Kiwi

Mengonsumsi Kiwi, menurut NDTV, dapat membantu meningkatkan sistem pencernaan. Pasalnya, kiwi hijau mengandung enzim yang disebut actinidin. Enzim ini meningkatkan protein sistem pencernaan yang baik untuk mencegah berbagai gangguan kesehatan pada organ pencernaan. 

Pisang

Bukan hanya mengenyangkan, pisang juga mengandung serat yang begitu tinggi. NDTV menulis, pisang juga memiliki efek yang sama dengan anaticid yang mampu melindungi usus dan melapisi dinding usus sehingga tidak ada bakterei jahat yang mampu menyebabkan gangguan kesehatan. 

#ChangeMaker

;
Loading
Artikel Selanjutnya
5 Tips Bicara pada Anak tentang Pandemi Virus Corona
Artikel Selanjutnya
Pentingnya Ruang Belajar Nyaman untuk Anak dan 7 Cara Mendekorasinya