Sukses

Parenting

Penjelasan Mengenai Seberapa Umum Penyebaran Virus Corona secara Asimtomatik pada Anak-Anak

Fimela.com, Jakarta Penyebaran virus Corona secara asimtomatik, terutama pada anak-anak telah menjadi salah satu yang paling besar selama pandemi berlangsung. Namun, beberapa waktu lalu, WHO sempat memberikan pernyataan bahwa asimtomatik jarang menyebarkan virus.

Dilansir dari huffpost.com, Selasa (16/6/2020), berikut ini adalah beberapa hal penting yang perlu kamu ketahui tentang seberapa umum penyebaran virus Corona secara asimtomatik pada anak-anak. Penasaran?

1. Belum ada penelitian yang benar-benar fokus pada hal tersebut

Beberapa bulan setelah pandemi, para peneliti masih belum mengetahui dengan pasti berapa banyak orang yang merupakan pembawa virus Corona tanpa gejala atau asimtomatik. The Centers for Disease Control and Prevention memperkirakan ada sekitar 35%.

Namun, menurut penelitian secara luas ditemukan lebih dari 80% orang dengan kasus positif terinfeksi virus Corona di kapal pesiar tidak menunjukkan gejala. Sebagian besar anak dideteksi tanpa gejala, tidak pernah sakit, dan memiliki konsentrasi virus yang sangat rendah, sehingga dapat dikatakan bahwa orang dengan konsentrasi virus yang sangat rendah tidak mampu menularkannya.

2. Masih banyak perdebatan tentang arti dari asimtomatik itu sendiri

Salah satu faktor lain yang berkontribusi pada ketidakpastian tentang berapa banyak orang yang asimtomatik dapat menyebarkan virus adalah kebingungan tentang arti sebenarnya dari istilah asimtomatik itu sendiri.

Para ahli menggunakan istilah asimtomatik untuk menggambarkan seseorang dengan infeksi virus Corona, namun tidak menunjukkan gejala. Namun ada juga orang yang terinfeksi virus Corona, tidak menunjukkan gejala selama beberapa hari, namun tanpa sengaja menginfeksi orang lain sebelum dirinya sendiri menunjukkan gejala yang jelas, apa sebutan untuk orang ini?

 

3. Apakah asimtomatik banyak berasal dari anak-anak?

Studi di awal tentang virus Corona dan anak-anak menyebutkan bahwa anak umumnya mengalami gejala yang lebih ringan. Namun, sebenarnya belum ada data yang cukup untuk mengatakan secara pasti bahwa anak-anak cenderung merupakan asimtomatik dari virus Corona.

Angka pastinya harus didasarkan pada tempat dari mana informasi berasal dan apa tingkat aktivitas yang paling besar di sana. Jenis tes yang digunakan dan populasi pasien yang diuji daapat menghasilkan temuan yang sangat berbeda.

4. Berpegang pada dasar-dasar yang pasti

Sangat penting untuk mematuhi langkah-langkah pencegahan dasar yang diketahui efektif dalam membatasi penyebaran, seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak sosial. Bagaimana menurutmu?

Saksikan video menarik setelah ini

#ChangeMaker

;
Loading
Artikel Selanjutnya
5 Ikan Air Tawar yang Baik untuk Menu MPASI
Artikel Selanjutnya
3 Cara Mengoptimalkan Perkembangan Anak Toddler dan Prasekolah