Sukses

Parenting

4 Metode Sterilisasi Botol Susu Bayi yang Perlu Diketahui

Fimela.com, Jakarta Para orang tua yang baru memiliki anak mungkin bertanya-tanya tentang cara terbaik untuk sterilkan botol susu bayi mereka, terutama seberapa sering itu perlu dilakukan. Sebelum adanya mesin pencuci botol susu, ini dilakukan dengan cara sederhana untuk melindungi botol susu bayi dari kuman dan bakteri. Ada begitu banyak cara untuk sterilkan botol dan dot bayi sebelum digunakan lagi. Berikut ini adalah beberapa metode yang dapat dilakukan untuk mensterilkan botol susu bayi agar tetap bersih dan aman saat digunakan.

Menggunakan Air Mendidih

Celupkan botol, dot, dan tutup botol ke dalam panci berisi air mendidih paling tidak selama 5 menit. Idealnya, panci ini hanya boleh digunakan untuk sterilisasi botol susu bayi. Karena ini dilakukan untuk menghindari tumbuhnya jamur atau bakteri jika panci digunakan untuk keperluan lainnya.

Steamer Listrik

Tersedian dalam berbagai bentuk dan ukuran, sterilisasi botol menggunakan uap suhu tinggi bertujuan untuk membunuh bakteri atau kuman apa pun pada peralatan menyusui. Hanya dengan memasukkan botol dan dot ke dalam steam, kemudian hubungan dengan listrik lalu tekan tombol untuk memulai.

Microwave

Para orang tua juga dapat membeli alat sterilisasi uap microwave untuk mencuci botol. Masukkan botol dan dot ke dalam mangkuk berisi air, kemudian masukkan ke dalam microwave. Pastikan microwave bersih dan bebas dari sisa makanan.

Air Dingin

Mencuci botol susu bayi dapat dilakukan dengan menggunakan air dingin. Larutkan larutan sterilisasi ke wadah yang berisi air keran adalah metode paling mudah. Cuci peralatan dengan air sabun hangat, bilas dengan air dingin, dan rendam dalam wadah kemudian tutup selama 15 menit.

Mencuci dan mensterilkan botol susu bayi dapat dilakukan dengan berbagai cara. Yang terpenting adalah dilakukan dengan cara yang tepat untuk mencegah masalah kesehatan pada bayi.

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker

;
Loading
Artikel Selanjutnya
4 Bentuk Kekerasan Pada Anak yang Tidak Disadari oleh Orangtua
Artikel Selanjutnya
5 Tips Sederhana Menghadapi Anak yang Pilih-pilih Makanan