Sukses

Parenting

Tak Perlu Khawatir, Berikut Penyebab Bayi Sering Kaget

Fimela.com, Jakarta Bayi tiba-tiba kaget menjadi hal yang sering dilihat oleh orang tua, dan biasanya si kecil kaget saat sedag tidur. Tentu hal ini membuat orang tua khawatir.

Namun, kondisi ini sebenarnya normal terjadi di mana anak tampak mengangkat kedua tangannya secara tiba-tiba. Melansir Alodokter, anak kaget berlangsung pada 3-4 bulan, bahkan bisa sampai 6 bulan.

Ternyata bayi kaget merupakan refleks Moro, bahkan dokter juga melakukan test ini ketika bayu lahir. Refleks Moro merupakan respons alami dari bayi, ketika terkejut. Jangan khawatir, ini sangatlah normal dilakukan oleh bayi yang baru lahir.

Respons normal dari refleks moro akan terlihat; kedua lengan bayi bergerak ke samping, telapak tangannya akan terbuka dan menghadap ke atas, sedangkan ibu jarinya tertekuk. Bisa saja, bayi menangis, namun hanya sebentar saja.

Setelah refleks moro selesai, maka bayi akan mulai rileks lagi, dan kembali ke posisi semula. Hal ini dilakukan sebagi respon mempertahakan diri dari lingkungan.

Cara meredekan bayi kaget

Berikut ini beberapa cara meredakan bayi kaget.

1. Dekap Bayi

Posisikan bayi berdekatan denganmu, ketika tidur. Turunkan tangannya secara perlahan. Buatlah posisi tidur si kecil senyaman mungkin.

2. Bedong

Orang tua dapat membedong bayi. Tubuh yang dibedong akan membuat bayi merasa nyaman seperti ketika berada di dalam rahim.

Saat membedong, gunakan kain lembut yang tidak terlalu tebal, tetapi cukup lebar. Letakkan kain di tempat tidur dengan salah satu ujung dilipat ke dalam. Letakkan bayi di atas kain tersebut, lalu lilit tubuhnya. Biarkan bagian leher dan kepala tetap terbuka.

 

#changemaker

;
Loading