Sukses

Parenting

Deteksi Dini Autisme Pada Anak, Yuk Kenali Ciri-Cirinya

Fimela.com, Jakarta Autis atau biasa disebut autism spectrum disorder merupakan sebutan bagi pribadi yang mengalami gangguan pada sistem sarafnya. Umumnya, mereka yang mengidap autisme akan dikenali tanda serta gejalanya sejak usia sedini mungkin.

Penting untuk kita tahu, penderita autisme biasanya sulit berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain. Mereka juga lebih menikmati dunianya sendiri. Yang perlu kita tahu tentang autisme, ini bukanlah suatu penyakit. Melainkan kondisi di mana otak bekerja dengan cara yang berbeda dari kinerja otak orang lain. 

Mengutip dari laman theasianparents.com, autisme pada anak bisa dideteksi sejak sedini mungkin. Ini agar kondisinya bisa ditangani lebih cepat. Semakin dini deteksi ini dilakukan, diharapkan anak memiliki peningkatan kualitas hidup lebih baik ke depannya. Lalu, kira-kira apa ciri-ciri anak autisme yang bisa dideteksi sejak dini tersebut?

Ciri-Ciri Autisme Pada Anak

Ada beberapa ciri atau gejala yang bisa dilihat dari anak ketika ia mengalami autisme. Setelah ciri-ciri ini terlihat pada anak, sebaiknya segera konsultasikan hal ini dengan dokter atau psikolog ahlinya. Selanjutnya, mereka akan melakukan penanganan dan terapi sesuai kebutuhan anak. 

  • Yuk, simak ciri-ciri autisme pada anak ini dan cobalah untuk mendeteksi sejak sedini mungkin. 
  • Anak yang berusia 12 bulan lebih, tidak merespon saat Mom atau orang lain memangil namanya. 
  • Anak jarang membuat gestur tubuh tertentu. Ia sangat jarang bahkan tidak pernah mau menunjuk objek, melambaikan tangan dan menggelengkan kepala. 
  • Anak sulit tidur. Kalau pun tidur ia akan lebih cepat bangun. 
  • Anak tidak memiliki ekspresi. Ia cenderung bersikap datar dan tidak menunjukkan emosi apapun. 
  • Beberapa anak sering mengulang gerakan yang sama. 
  • Memiliki respon negatif terhadap informasi sensorik tertentu.
  • Anak lebih suka menyendiri dan asik dengan dunianya sendiri. Ia seolah-olah tak membutuhkan kehadiran orang lain di dekatnya. 
  • Anak menghindari kontak mata, interaksi pun sosialisasi dengan orang lain. 
  • Anak mengalami speech delay atau terlambat bicara. Umumnya, anak 1 tahun sudah mulai bisa berbicara atau merespon orang lain. 
  • Anak sering mengalami kecemasan berlebihan. 
  • Anak memiliki minat dan perilaku yang tidak biasa. Ia menyukai aktivitas yang berbeda dari teman-teman seusianya. 
  • Anak sangat hiperaktif dan implusif. 
  • Dalam beberapa kasus, anak akan sangat sulit belajar pada bidang pelajaran tertentu. Namun ia sangat ahli di bidang lainnya. 

Itulah sekian ciri-ciri autisme pada anak yang bida dideteksi sejak sedini mungkin. Semoga informasi ini bermanfaat dan tetap bersabar, bersikap sebaik mungkin dan tetap semangat dalam mengasuh buah hati autisme. Meski ia cukup unik dan berbeda dari teman-teman sesuainya, anak autisme memiliki kelebihan yang terkadang tak dimiliki oleh anak lainnya.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading