Sukses

Parenting

Gejala Demam Tifoid pada Anak, Waspadai sebelum Terlambat

ringkasan

  • Demam
  • Gangguan Saluran Pencernaan
  • Sakit Kepala Hingga Pecahnya Usus

Fimela.com, Jakarta Apakah kita sudah tahu bahwa demam tifoid dan tifus adalah dua hal yang berbeda? Perbedaan tifoid dan tifus berhasil ditemukan oleh William Word pada tahun 1837. Tifus disebabkan oleh bakteri Bacillus typhosus, sedangkan demam tifoid disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi.

Dikutip dari buku Mengatasi Gawat Darurat pada Anak karya dr. Kurniawan Taufiq Kadafi, M.Biomed, Sp.A(K), penularan demam tifoid umumnya melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi oleh bakteri Salmonella typhi. Bakteri Salmonella typhi bisa hidup di dalam air, es, debu, atau tinja yang kering. Bahkan bakteri ini juga dapat hidup pada pakaian. Lalu, apa saja gejala demam tifoid? Berikut uraiannya.

Gejala Demam Tifoid dari yang Paling Ringan Hingga Paling Berat

1. Demam

Gejala ini dialami oleh hampir semua penderita demam tifoid. Tipe demam pada demam tifoid adalah suhu tubuh yang naik bertahap hingga puncak demam di akhir minggu pertama. Setelah itu, demam bertahan pada suhu tinggi dan mulai turun secara perlahan di minggu keempat. Umumnya, demam tinggi pada sore dan malam hari tetap turun di pagi hari.

2. Gangguan Saluran Pencernaan

Gangguan pada saluran pencernaan ini bisa meliputi diare, susah buang air besar, dan perut kembung.

 

 

3. Lidah Kotor

Ada perubahan pada lidah penderita demam tifoid. Demam tifoid ditandai dengan gejala lidah terlihat putih di bagian tengah, sedangkan di bagian tepi dan ujungnya tampak kemerahan.

4. Sakit Kepala Hingga Pecahnya Usus

Sakit kepala, mual, nyeri pada otot dan seluruh tubuh, nyeri tenggorokan, penurunan kesadaran, dan pecahnya usus juga menjadi gejala demam timfoid. Penurunan kesadaran dan pecahnya usus adalah gejala berat dari demam tifoid. 

Anak yang menderita demam tifoid harus tirah baring. Bila kita mendapati gejala-gejala tersebut pada anak, segera bawa ke dokter untuk mendapatkan antibiotik yang sesuai. Anak bisa ditangani dengan rawat jalan, tapi tak sedikit yang harus rawat inap.

Semoga info di atas bisa memberi tambahan ilmu agar kita tidak panik mendapati anak yang diduga mengidap demam tifoid.

Simak Video di Bawah Ini

#GrowFearless with FIMELA

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading