Sukses

Parenting

Mengenal Istilah Glass Child, Berikut Ciri dan Cara Menanganinya

Fimela.com, Jakarta Sebagian orang mungkin masing asing dengan kata "glass child’ Istilah ini sempat ramai diperbincangkan di salah satu platform media sosial TikTok. Glass child menggambarkan anak-anak yang memiliki saudara berkebutuhan khusus yang kurang mendapat perhatian orang tua. 

Asal usul istilah ini dapat ditelusuri ke sebuah TEDx Talk pada tahun 2010 oleh Alicia Maples, yang memiliki saudara laki-laki dengan autisme. Dalam presentasinya, Maples menggambarkan saudara-saudara dari anak-anak dengan disabilitas sebagai "glass child". Analogi ini bukanlah karena kelemahan, tetapi karena perasaan bahwa orang tua "melihat langsung ke dalam diri kita".

Untuk lebih dalam mengetahui informasi ini. Berikut Fimela sampaikan informasi mengenai alasan dinamai glass child, ciri dan cara mengatasinya yang dilansir dari parents.com dan nationalworld.com. Simak Informasi ini sampai tuntas.

Mengapa Disebut Glass Child?

Istilah "anak kaca" tidak merujuk pada kerapuhan atau kelemahan mereka, melainkan pada pengalaman di mana pengasuh, seperti orangtua atau keluarga, cenderung lebih fokus pada anak-anak dengan disabilitas. Ini membuat anak kaca terasa seperti kaca yang tembus pandang, di mana kebutuhan dan perasaan mereka sering terabaikan atau tidak diperhatikan.

Oangtua atau pengasuh seringkali terlalu terfokus pada merawat anak dengan disabilitas, sehingga anak kaca merasa seperti tidak terlihat atau kurang mendapat perhatian. Ini bukan karena anak kaca rapuh atau mudah pecah, melainkan karena keadaan yang membuat mereka merasa diabaikan.

Ciri-Ciri Glass Child

1. Perilaku menjadi tertutup Perhatikan perubahan perilaku

Anak yang merasa tidak terlihat atau dibayangi mungkin akan menunjukkan tanda-tanda penarikan diri, seperti menjadi lebih tertutup atau menyendiri.

2. Mengalami kecemasan atau depresi 

Anak yang mengalami perasaan tidak diperhatikan atau kurang dihargai dapat menunjukkan gejala kecemasan atau depresi, seperti kegelisahan yang meningkat atau perubahan dalam suasana hati mereka.

3. Kehilangan minat Perhatikan minat pada hobi atau teman

Jika anak tiba-tiba kehilangan minat pada kegiatan yang biasanya mereka nikmati, atau mereka menunjukkan kurangnya minat pada interaksi sosial dengan teman-teman, ini bisa menjadi tanda bahwa mereka sedang mengalami kesulitan.

Cara Mendampingi Glass Child

1. Lakukan quality time dengan glass child 

Meluangkan waktu berkualitas dengan anak kaca adalah langkah penting dalam memberikan perhatian dan dukungan yang mereka butuhkan. Waktu bersama seringkali menjadi hal yang paling diinginkan oleh anak-anak dari orang tua mereka. Melalui quality time ini, anak kaca merasa dihargai dan diperhatikan oleh orang tua mereka. Hal ini juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk merasa lebih terhubung secara emosional dan mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan. 

2. Membuat jurnal bersama 

Membuat jurnal bersama adalah kegiatan yang dapat dilakukan bersama orangtua dan saudara kandung untuk membantu anak kaca mengungkapkan perasaan mereka dengan lebih mudah. Terkadang, menulis perasaan lebih mudah daripada mengungkapkannya secara lisan. Melalui kegiatan ini, orangtua dapat membangun ikatan yang lebih kuat dengan anak kaca dan membantu mereka mengatasi kesulitan yang mereka hadapi secara emosional.

3. Hubungkan saudaranya dengan anak-anak lain yang mengalami situasi sama

Salah satu langkah penting dalam mendukung anak kaca adalah dengan menghubungkannya dengan anak-anak lain yang mengalami situasi serupa. Ini dapat dilakukan dengan mencari cara bagi saudara kandung untuk berinteraksi dengan anak-anak lain yang memiliki saudara penyandang disabilitas. Anak kaca mungkin merasa terisolasi jika mereka kesulitan berhubungan dengan orang lain yang tidak memahami pengalaman mereka.i interaksi dengan sesama anak kaca, mereka dapat merasa lebih diterima dan dipahami, serta mendapatkan dukungan emosional yang diperlukan. Ini juga memberi mereka kesempatan untuk memperluas jaringan sosial mereka dan membangun hubungan yang kuat dengan orang-orang yang dapat memahami perjuangan dan pengalaman mereka.

Berikan Perhatian yang Sama untuk Glass Child

4. Sertakan saudara kandung dalam rencana masa depan. 

Melibatkan saudara kandung dalam perencanaan masa depan juga merupakan langkah penting dalam mendukung anak kaca. Mengikutsertakan saudara kandung dalam pertemuan Rencana Pendidikan Individual (IEP) adalah salah satu cara yang efektif untuk melakukannya. Melibatkan saudara kandung dalam proses perencanaan masa depan dapat memberikan mereka rasa tanggung jawab dan peran yang lebih signifikan dalam mendukung saudara mereka. Hal ini juga dapat memperkuat ikatan emosional antara saudara kandung dan meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya inklusi dan dukungan bagi individu dengan kebutuhan khusus.

5. Dengarkan anak 

Anak-anak ingin merasa didengarkan dan perasaan mereka diakui sebagai bagian yang penting dari pengalaman mereka.Mereka mungkin kesulitan untuk mengekspresikan perasaan negatif seperti kemarahan, rasa bersalah, atau tanggung jawab. Oleh karena itu, memberi mereka ruang untuk berbicara tentang perasaan mereka sangat penting. Membuat mereka merasa bahwa perasaan mereka dimengerti dan diterima dapat membantu mereka mengatasi stres dan perasaan yang tidak nyaman dengan lebih baik.

6. Dukung minat anak 

Orangtua harus mendorong saudara kandung untuk mengejar minat dan aktivitas yang sesuai dengan keinginan mereka, di luar peran mereka sebagai saudara. Hal ini penting untuk memastikan bahwa anak-anak dapat merasakan segala hal yang ditawarkan kehidupan. Orangtua dapat membantu dalam memupuk minat anak dengan memberikan dukungan, sumber daya, dan kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai aktivitas dan minat yang mereka miliki.

 

Penulis: Naela Marcelina 

 

#Unlocking The Limitless

 

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading