Ada beberapa hal yang harus dicatat tentang kerak telur. Pertama, lebih enak jika dimasak dengan cara tradisional, yaitu di atas arang. Yang kedua, teknik yang digunakan, mirip dengan pembuatan frittata ala Italia.
Si tukang melapisi wajan kecil dengan selapis tipis nasi, kemudian wajan diletakkan di atas tungku. Ditaburi dengan bawang goreng, dan memecahkan beberapa butir telur di atasnya.
Hebatnya, walaupun nanti kerak telur akan (terlihat) dengan mudah diangkat dari wajan, tapi saat wajan dibalik dan telur yang dimasak nggak tumpah. Setelah dibalik lagi, kerak telur dimasak sampai kecoklatan di atas tungku yang arangnya terus dikipas agar panas.
Setelah kering dan kecoklatan dibagian bawah, kerak telur dilepaskan dari wajan dengan menggunakan garpu serta dipindahkan ke piring plastik berlapis kertas cokelat. Kemudian ditaburi dengan bawang goreng dan serundeng.
Kerak Telur dulunya sangat mudah ditemukan di seputar Jakarta. Biasa menjamur di saat ulang tahun Jakarta. FIMELA.com berhasil menemukan 'omelet' ala Betawi ini di sudut Kota Tua.
Perayaan Hari Kartini identik dengan perempuan masa kini mengenakan kebaya. Di momen Hari Kartini tahun ini, sedereta Artis pun mengunggah potret dirinya mengenakan kebaya. Berikut ulasannya.
Hari Kartini 2026 kembali dirayakan dengan penuh semangat oleh para artis Tanah Air. Tak hanya lewat ucapan inspiratif, mereka juga menunjukkan kecintaan pada budaya Indonesia melalui balutan batik dan busana tradisional dengan sentuhan modern.
Tod’s telah meresmikan pembukaan butik pertamanya di Indonesia, melanjutkan perjalanannya dalam membawa craftsmanship Italia yang tak lekang waktu serta kemewahan yang elegan ke pelanggan di Indonesia.
Zee Asadel tampil memukau saat gala premier film terbarunya berjudul Kupilih Jalur Langit karya sineas Archie Hekagery. Bagimana penampilannya? Yuk intip