Sukses

Relationship

8 Hal yang Harus Dilakukan Perempuan Sebelum Masuk ke Pernikahan

Fimela.com, Jakarta Bagi banyak perempuan, pernikahan adalah sesuatu yang mereka nantikan sejak kecil. Pernikahan menjadi pen

galaman yang menarik dan penting dalam hidup. Bahkan bagi beberapa orang pernikahan bisa mengubah hidup seseorang.

Untuk itu, sebaiknya jangan terburu-buru untuk memutuskan menikah. Bahkan jika kamu telah bersama pasangan selama beberapa tahun.

 

"Pernikahan mengubah segalanya," kata Sarah E Stewart, M.S.W., C.P.C. mengutip dari Brides.com

Menurut Sarah, pernikahan membuat kamu mengubah orientasi dari "semua tentang saya" menjadi "semua tentang kita". Sebelum memulai perjalanan panjang bersama pasangan, berikut ada beberapa hal yang sebaiknya perempuan lakukan sebelum menikah.

 

1. Kencan dan menjalin hubungan

Meski tidak semua orang mengharuskan pasangannya menyatakan cinta kemudian dijawab dengan "iya saya setuju," para ahli hubungan setuju bahwa ini sangat bermanfaat untuk membantu mengetahui siapa pasangan yang paling tepat.

Proses kencan menjadi tahapan yang harus dilalui untuk meyakinkan kita. Sehingga membuat kamu memiliki pengalaman dan referensi pasangan seperti apa yang kamu inginkan.

 

2. Hidup sendiri atau bersama teman sekamar

Hidup sendiri bisa mengajarkan kamu banyak hal. Kamu akan belajar bagaimana menjadi mandiri secara finansial dan emosional. Dengan demikian memberikan rasa pencapaian pada diri sendiri.

 

3. Mandiri secara finansial

Sejalan dengan kemampuan untuk hidup sendiri, memiliki pemahaman yang kuat tentang keuangan diri sendiri akan membuat kamu siap untuk menikah. Menurut Sarah, ketika seorang perempuan memahami keuangannya sendiri, ia akan menikah bukan karena perlu menikah.

 

4. Bertengkar dengan pasangan

Para ahli sepakat bahwa memasuki pernikahan dengan pengetahuan penuh tentang bagiamana pasangan menangani konflik adalah kunci pernikahan yang sukses.

"Setiap pasangan, bahkan pasangan yang paling bahagia dan paling cocok, kadang-kadang memiliki perbedaan pendapat, kesalahpahaman, dan perbedaan pendapat,” kata Dr. Walfish.

Kamu perlu tahu apakah pasanganmu merupakan tipe orang yang bersedia berkomunikasi dengan terbuka tanpa sikap defensif.

 

5. Keliling dunia

Sebelum menikah menjadi waktu tepat untuk eksplorasi keindahan alam dunia di sekitarmu. Bukan berarti hal ini tidak bisa dilakukan jika setelah menikah. Melainkan pergi sendiri atau bersama teman akan mengukir pengalaman yang berbeda,

 

6. Kembangkan satu atau dua hobi

Hobi tidak hanya membuat kamu lebih menarik melainkan juga memberi waktu dan ruang untuk diri sendiri. Ini akan berguna sebelum memauski pernikahan. Baik itu berlari, menulis, yoga atau meditasi menjadi cara untuk mengekspresikan diri dan meredakan ketegangan dan stres dalam hidup. Tujuannya ini akan menjadi kamu pasangan yang lebih baik dan lebih bahagia secara keseluruhan.

 

7. Membangun support system yang solid

Menikah berkali-kali mengubah lingkaran pertemanan. Hal ini karena kamu memiliki lebih sedikit waktu untuk dihabiskan bersama teman-teman dan harus beradaptasi di setiap pernikahan. Sehingga sebelum menikah ada baiknya jika memelihara hubungan dengan teman baik. Mereka akan mampu memahamimu ketika di masa sulit dalam pernikahan.

 

8. Berhenti berbagi setiap detail dengan orang lain

Saat pertama kali berkencan mungkin kamu akan berbagi apa yang kamu alami dengan teman. Namun ketika mengarah pada hubungan yang serius penting untuk menjaga integritas hubungan. Pernikahan adalah sesuatu yang suci, di mana yang ada hubungan harus tetap ada dalam hubungan.

What's On Fimela
Loading