Sukses

Relationship

6 Alasan Seseorang Susah Move On dan Terjebak dengan Masa Lalunya

Fimela.com, Jakarta Perpisahan adalah salah satu transisi paling menyakitkan yang kita hadapi dalam hidup kita. Rasa sakit kehilangan orang yang kamu cintai dapat menghancurkan hati. Meskipun beberapa perpisahan dapat dengan mudah diselesaikan, akan selalu ada hal yang menghambat untuk kamu melakukannya, apa pun yang kamu lakukan, kamu sepertinya tidak bisa melepaskannya.

Nah, berikut ini adalah beberapa alasan mengapa seseorang susah move on dan terjebak dengan masa lalunya. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini.

1. Dia adalah cinta pertamamu

Move on dari putus cinta itu sulit, terutama ketika kamu baru pertama kali mencintai seseorang. Rasa sakit kehilangan seseorang adalah hal baru bagimu, itulah mengapa terlalu sulit untuk move on.

2. Kamu belum memberi diri cukup waktu untuk berduka

Waktu menyembuhkan semua luka, tidak ada garis waktu untuk kesedihan. Kamu tidak perlu menyembunyikan rasa sakit, biarkan semuanya keluar. Menulis surat yang belum terkirim untuk mantan, menangis, berbicara dengan keluarga atau teman terdekat adalah hal-hal yang dapat kamu lakukan untuk membiarkan dirimu berduka.

3. Masih Stalking

Memeriksa akun media sosialnya tidak akan membantumu melupakannya. Kamu hanya akan merasa sedikit cemburu ketika kamu melihat bahwa dia telah menemukan seseorang yang baru. Membatasi diri untuk tidak menguntitnya dapat sangat membantu dalam prosesmu untuk move on.

4. Kamu belum memiliki penutupan

Memiliki penutupan berarti kalian berdua menerima kenyataan bahwa itu telah berakhir dan kalian berdua memutuskan untuk berpisah. Tetapi ketika hubunganmu berakhir tanpa penutupan, akan sangat sulit bagimu untuk melupakan orang itu. Penutupan berarti finalitas, dan itu penting ketika suatu hubungan telah berakhir.

5. Kamu memiliki harga diri yang rendah

Salah satu pikiran yang selalu kita takuti adalah “tidak menemukan orang yang tepat untuk kita”. Kita takut untuk kembali ke sana, berpikir bahwa pada akhirnya kamu tidak akan pernah cukup baik dan mereka semua akan meninggalkanmu sendirian. Atau mungkin kita terlalu nyaman dengan yang familiar sehingga kita tetap di sana dan semakin sulit untuk melepaskan orang itu.

6. Kamu merasa bersalah atau menyalahkan diri sendiri

Perpisahan adalah kesempatan bagimu untuk belajar lebih banyak tentang dirimu, di mana kamu juga dapat berkembang dan berkembang. Sayangnya, karena kebanyakan orang mengalami kesulitan menoleransi rasa sakit emosional, ego masuk dan itu menghasilkan skenario tentang "mengapa perpisahan terjadi", baik menyalahkan segalanya pada diri sendiri atau pasanganmu.

Move on tentu memerlukan waktu dan waktu setiap orang untuk move on pun berbeda-beda. Cobalah untuk berusaha dengan perlahan, kamu berhak untuk mendapatkan sosok yang tepat suatu hari nanti. 

#WomenforWomen

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading