Denada, perempuan 44 tahun ini telah menjadi sosok yang tak hanya dikenal karena karyanya, tetapi juga hadir sebagai pribadi yang menginspirasi banyak orang.
Denada menyebut salah satu alasannya untuk menetap di Singapura agar sang putri bisa terus berada dekat dengan pantauan tim medis pasca sembuh dari leukimia.