Berbekal Teater, Vicky Shu Percaya Diri Menjajal Akting di Layar

Anto Karibo diperbarui 19 Agu 2015, 14:50 WIB

Fimela.com, Jakarta Solois Vicky Shu menjajal dunia akting yang masih baru baginya. Lewat film Romansa: Sunset Love in Istanbul, Vicky belajar menjadi orang lain di depan kamera. Beruntung, Vicky pernah menimba ilmu teater sehingga sedikit banyak membantunya dalam berlakon.

"Aku dulu juga teater, aku juga sudah terbiasa di belakang layar, kalau didepan baru dan aku mencoba untuk berakting," kata Vicky Shu saat syuting film Romansa: Sunset Love in Istanbul, Legenda Wisata Cibubur, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/8).

Pun begitu, Vicky tetap ingin aktingnya maksimal. Karenanya, belajar dan terus belajar adalah hal yang dilakukan olehnya selama menjalani proses syuting. Ia bahkan mengatakan bahwa menjadi pemeran ini merupakan titik nol baginya.

Baca Juga: Vicky Shu Mulai Debut Film di Romansa: Sunset Love in Istanbul

"Aku sich nggak tahu bakat apa nggak, tapi buat aku, ini dari nol banget, aku harus belajar, dan untungnya dibantu dengan tim. Semua kan butuh belajar. Kalau dalam film ini ada acting coach juga. Kita nggak belajar sama coach saja, kita terkadang ngumpul bareng saat reading," tuturnya.

Namun, tetap saja sebuah beban dirasakan oleh Vicky. "Rasa was-was pasti ada, tapi ketika sudah terjun aku berusaha total, dan semua harus belajar lagi. Insya Allah nggak merasa sulit, walaupun ini perdana, tapi aku harus belajar terus," tukas Vicky.

Melakukan eksplorasi, Vicky juga belajar dari aktor senior Ray Sahetapi yang ikut bermain dalam film tersebut. "Pokoknya belajar peran aku, dalami ceritanya, bagaimana kisahnya, dan aku bayangin. Om Ray juga salah satu guru, dia banyak memberikan masukan tanpa menggurui. Bagaimana akting yang natural," ujar Vicky Shu.