Mitos Seputar Pemandian Air Panas Maribaya, Bandung

Asnida Riani diperbarui 27 Jan 2016, 12:14 WIB

Fimela.com, Jakarta Sebagai kota yang masih menjunjung tinggi adat istiadat dan juga kebudayaan setempat, tak heran bila Bandung memiliki banyak sekali mitos. Salah satu yang terkenal adalah mengenai pemandian air panas Maribaya. Terlepas dari mitos yang mengikutinya, pemandian air panas Maribaya merupakan salah satu wisata alam yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Selain beberapa objek wisata alam lain di Bandung.

Pemandian air panas Maribaya, Bandung merupakan bagian dari Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda yang berlokasi di jalan Maribaya, Lembang, Bandung Barat. Jarak dari kota Bandung pun terbilang dekat, hanya 15 kilometer saja. Biasanya, pengunjung wisatawan yang berwisata dari Lembang akan mampir ke Maribaya, Bandung karena jaraknya hanya 5 kilometer saja.

 

Pemandangan yang indah di pemandian air panas ini semakin lengkap dengan adanya air terjun. Air terjun bernama Curug Omas memiliki arus air yang deras. Namun tak perlu khawatir. Di antara air terjun tersebut sudah dibangun sebuah jembatan kecil untuk pengunjung menyaksikan Curug Omas secara dekat tanpa takut basah. Pesona pemandangan yang indah, air terjun, serta pemandian air panas, membuat objek wisata ini ramai dikunjungi ketika hari libur.

Pemandian air panas Maribaya sendiri memiliki mitos yang unik. Di pemandian yang kaya akan belerang ini dipercaya mampu mengobati berbagai jenis penyakit. Mitosnya sendiri bermula dari zaman dahulu kala di dusun tersebut hidup seorang gadis yang sangat cantik bernama Maribaya. Sang ayah, yang mengerti kecantikan sang putri pun merasa ketakukan bila ada orang berniat buruk pada keluarganya. Ia pun lantas semedi di gunung Takuban Perahu demi meminta keselamatan sang putri.

Dari lokasi ayah Maribaya menumpahkan bokoh itulah lalu muncul sumber air panas. Sejak kala itu, sumber air panas Maribaya pun dipercaya mendatangkan kesembuhan bagi yang berendam.

What's On Fimela