Kedatangan Presiden Iran, Italia Tutup Semua Patung Telanjang

Ardini Maharani diperbarui 27 Jan 2016, 22:20 WIB

Fimela.com, Jakarta Kedatangan tamu dari negara Republik Islam Iran bikin Italia kebakaran jenggot. Negeri ini tersohor dengan patung-patung zaman Romawi kuno yang hampir seluruhnya telanjang dan berada di museum di Kota Capitoline. Dari sebuah tayangan video terlihat patung-patung yang menampilkan area vital itu ditutupi dengan kotak khusus. Ini semua dilakukan demi menghormati Presiden Iran Hassan Rouhani yang menganut Islam konservatif, demikian dilansir independent.co.uk, Rabu (27/1/2016).

Tak cuma menutupi patung telanjang, Italia juga mencoret daftar minuman beralkohol dalam jamuan makan kenegaraan. Ini prosedur standar yang dilakukan pemerintah Negeri Menara Pisa itu jika kedatangan tamu dari negara Islam. Namun langkah menutupi patung itu dikritik. Bukan oleh warga Italia melainkan dari penduduk Iran sendiri.

Kritik datang dari pegiat Hak Perempuan Iran yang menamakan dirinya 'My Stealthy Freedom'. Mereka memprovokasi politisi wanita Italia untuk memprotes penutupan patung-patung telanjang demi Presiden Rouhani. "Italia, kalian menghormati nilai-nilai Islam tapi Iran tidak menghormati hak kami untuk bersuara," demikian statement mereka. Salah satu nilai yang tidak dihormati yakni mewajibkan perempuan non-muslim berkerudung.

Ya sudahlah, itu urusan mereka ya, guys. Tapi yang menarik, meski Italia kayaknya sudah teliti menutupi seluruh visual vulgar, tetap saja ada yang terlewat. Foto ini nih buktinya. Berfoto bersama Paus Fransiskus dari Vatikan, ternyata Presiden Iran Hassan Rouhani gak ngeh kalau ada lukisan telanjang di belakangnya. Hutf, untung dia tidak sadar, ya, hehehehe.

What's On Fimela