Lynx Dapat Kritikan Pedas di Grand Final Vidio.com Music Battle

Syaiful Bahri diperbarui 23 Feb 2016, 23:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Band asal Jakarta yang mengusung genre musik Brit-Pop, Lnynx jadi satu-satunya finalis berkonsep band di grand final Vidio.com Music Battle. Lewat penampilannya, Lynx yang dimentori Uki membawa lagu-lagu yang terbilang melow dan slow beat. Hal ini membuat dewan juri, Ariel mengomentari penampilan Lynx yang kurang energik.

"Konsep dan warnanya memang seperti satu nada di semua lagu. Membawakan lagunya, saya rasa bisa lebih lagi, tapi sisanya sih bagus," ujar Ariel kepada Lynx.

Senada dengan Ariel, Momo mengatakan kurang mendapatkan feel dari apa yang dibawakan Lynx di atas panggung. "Secara musikalitas sih cukup. Tapi kurang ngerasain gregetnya sih pas dibawain. Kurang klimaksnya aja," jelas Momo.

Baca Juga

Tak hanya itu, Giring juga turut mengkritik penampilan Lynx yang diakuinya masih terlihat gugup di atas panggung. "Rasanya, Lynx ada yang masih Jaim, gerogi di atas panggung. Di atas panggung harusnya mengentertaint penonton, semoga nantinya bisa melepas geroginya," kritik Giring.

Bagi Uki sebagai mentor Lynx, ia mengatakan ada masukan yang baik dari juri lainnya, salah satunya adalah bisa melepas energi lagi dipenampilan berikutnya.

"Lynx ini mengangkat tema Indie, jadi enggak bawain lagu diluar indie. Yang saya lihat, sangat membaik dari sebelumnya. Ya memang melepas gerogi harus ada jam terbang lagi ke depannya," tandas Uki.

Dari penampilannya, Lynx mengumpulkan Total Nilai 73 point. Grand final Vidio.com Music Battle disiarkan langsung oleh Vidio.com, Selasa (23/2/2016) dari Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat digelar pada pukul 20.00 WIB. Acara ini dipandu host Raditya Dika dan Babe Cabita dan turut dimeriahkan penampilan Teza Sumendra, Lesti D'Academy.