Kisah Gangster Afrika Selatan yang Memutuskan Jadi Mualaf

Gadis Abdul diperbarui 15 Jun 2016, 12:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Ada dua pilihan yang bisa kamu pilih ketika menjalani hidup di dunia ini. Kamu bisa memilih menjadi orang jahat atau orang baik. Namun ketika menjalani salah satu dari pilihan itu, saat di tengah jalan kamu bisa merubah pilihanmu. Seperti yang telah dilakukan oleh sekelompok gangster di Afrika Selatan ini.

Sama dengan kehidupan para gangster lainnya, gangster asal Afrika Selatan yang menamakan diri mereka ‘Backstreets Kids’ ini juga akrab denga kekerasan, senjata tajam, atau bahkan senjata api. Tapi ternyata semua ada masanya, masa dimana mereka sadar bahwa jalan hidupnya selama ini salah itu datang. Para anggota ‘Backstreets Kids’ tersebut mengaku sudah insaf sejak mengenal Islam.

“Islam adalah contoh yang baik untuk masyarakat, tapi itu jika kamu melakukannya dengan cara yang benar dan percaya bahwa sesuatu pasti dapat berubah. Hanya saja kamu harus percaya dengan hati dan pikiran yang bersih bahwa semua memang bisa berubah,” ungkap mantan gangster, Abduraghmaan ‘Abi’ Ruiters kepada Al Jazeera.

Pertemuan Abi dengan Islam bermula ketika ia bergabung dengan program Cape Town’s Ceasefire yang mencoba untuk membantu para gangster di Afrika Selatan meninggalkan dunia kekerasan. “Banyak hal berubah ketika saya keluar dari penjara setelah sembilan tahun lamanya menetap di sana,” ujar Khiyaam Frey, anggota tim lainnya.

 

What's On Fimela