Garap Film Kartini, Hanung Bramantyo Jadi Tahu Maunya Perempuan

Rivan Yuristiawan diperbarui 23 Mar 2017, 07:56 WIB

Fimela.com, Jakarta Hanung Bramantyo merasa mendapat sebuah kehormatan saat dipercaya menggarap film biopik tentang sosok Raden Ajeng Kartini. Melakukan riset sejak 2015 lalu, Hanung dan tim produksi yang lain mengaku takjub dengan apa yang dilakukan Kartini dalam perjuangannya menghapus diskriminasi terhadap perempuan.

Diakui Hanung, film Kartini yang ia buat sebenarnya tidak dipersembahkan bagi kaum perempuan, melainkan kaum laki-laki agar bisa lebih menghargai perempuan.

"Saya kepengen ini bukan hanya film yang sekadar menceritakan sejarah, Tapi saya ingin sharing-sharing kepada teman-teman semua, terutama laki-laki," ujarnya saat peluncuran trailer, soundtrack dan website resmi film Kartini di Djakarta Theater, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (21/3/2017).

"Lebih dari itu, apa yang kita rasakan sekarang sebagai perempuan dan laki-laki bisa hidup bebas menentukan pikiran adalah bagian dari cita-cita Kartini," tambahnya melanjutkan.

Pasca menggarap film tersebut, Hanung pun mengaku semakin terbuka sudut pandangnya terhadap perempuan. Menurutnya, menyutradarai film Kartini membuatnya semakin mengerti apa yang diinginkan perempuan dalam konteks keinginannya untuk bisa melakukan aktifitas tanpa terbentur oleh perbedaan gender.

"Pas bikin film Kartini, saya jadi paham bagaimana harus memperlakukan perempuan, bagaimana maunya perempuan," pungkas Hanung Bramantyo.

What's On Fimela