Soal Ular Makan Manusia, Ini Pendapat Masyarakat Mamuju

Gadis Abdul diperbarui 31 Mar 2017, 08:28 WIB

Fimela.com, Jakarta Peristiwa mengejutkan sekaligus mengenaskan terjadi di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Ada ular makan manusia, korban merupakan seorang petani bernama Akbar yang berusia 25 tahun. Sebelum ditemukan tak bernyawa di dalam perut ular piton sepanjang tujuh meter, akbar sempat dinyatakan hilang.

Lalu apa yang menyebabkan ular piton tersebut memakan manusia? Dilansir dari Liputan6.com, Kamis (30/3/2017), Syamsuddin (45 tahun) warga Desa Salugatta, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menduga kemungkinan ular piton tersebut marah lantaran habitatnya kini sudah berubah menjadi kebun kelapa sawit.

"Sejak hutan belantara itu diubah menjadi lahan kebun kelapa sawit. Sejak itu pula warga sering melihat penampakan ular piton. Bukan kali ini saja," kata Syamsuddin, Rabu, 29 Maret 2017. Bahkan Syamsuddin juga menduga kuat bahwa ular piton yang menelan petani tersebut kemungkinan adalah karma.

"Ular piton dulunya sering muncul di daerah pasang kayu bahkan ke jalan raya sering sekali melintas dan buat pengendara kaget tiba-tiba. Yah kemana lagi mereka mencari makan kalau rumahnya dirusak bahkan diubah jadi lahan kelapa sawit," terang Syamsuddin. Sementara itu, aktivis lingkungan setempat, Herman Kambuna menuturkan bahwa kejadian naas yang menimpa salah satu petani tersebut bisa menjadi sebuah pelajaran yang berharga.

"Sebenarnya ini karena awal dari habitatnya yang terganggu dimana dahulunya para ular itu menjadi hutan belantara sebagai rumahnya untuk berkembang biak. Setelah diubah menjadi lahan kelapa sawit baru ada kejadian demikian," ujar dia. "Artinya ini ular ini jelas merasa terusik sehingga perlu perhatian serius dari semua pihak terutama dinas kehutanan," kata Herman yang juga senior dari Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar itu.

Peristiwa ular makan manusia di Sulawesi Barat tersebut tidak hanya menyita perhatian masyarakat Indonesia. Ditemukannya Akbar di dalam perut ular piton juga menjadi sorotan media asing. BBC mengulas ditemukannya jasad di dalam ular piton itu dengan artikel berjudul "Indonesian man's body found inside python - police".