Farhan Ikut Triathlon demi Kegiatan Sosial di Kitabisa.com

Teddy Kurniawan diperbarui 06 Apr 2017, 22:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Banyak hal yang bisa dilakukan setiap insan intuk bisa berbuat kebaikan. Salah satu yang menarik, seperti yang dilakukan presenter senior, Farhan. Farhan yang juga dikenal sebagai penyiar radio tersebut akan melakukan penggalangan dana. Di usianya yang hampir menginjak 50 tahun itu, Farhan akan mengikuti Sungai Liat Triathlon.

Ajang Triathlon merupakan perpaduan tiga olahraha, berenang, sepeda dan lari. Hal tersebut bukan merupakan hal yang mudah, apalagi diikuti peserta di usia hampir setengah abad itu. Namun itu menjadikan tantangan tersendiri bagi Farhan demi membantu penggalangan dana dan beasiswa anak ibu-ibu koperasi YCAB dan juga biaya operasi Gena, alumni Rumah Belajar YCAB.

"Dengan triathlon ini, bukan saja kekuatan fisik yang saya dapat, namun saya bisa menginspirasi dan berbagi," ujar Farhat seperti yang dikutip dari laman kitabisa.com.

Dana yang dibutuhkan Farhan yakni sebesar Rp100 juta. Bagi yang ingin ikut berpartisipasi, ada dua cara yang bisa dilakukan. Pertama adalah memposting foto sedang berolahraga di media sosial dan mention @farhanpenyiar dan @ycabfoundation. Sertakan juga tagar #sweat4edu dan #extensionofgoodness. Bagi yang suka lari di kota masing-masing, bisa ditambahkan #trotoarun.

Selain itu, partisipasi bisa dilakukan dengan cara donasi melalui Kitabisa.com. Berapapun jumlahnya yang disisihkan, akan sangat berarti bagi misi yang dibawa Farhan yakni donasi bagi ibu peserta Koperasi YCAB dan Gena.

Para ibu pengusaha mikro peserta Koperasi YCAB diketahui menjalani hidup yang tidak mudah. Mereka berjibaku dengan unit usaha yang terbatas untuk menopang ekonomi keluarga dengan tahapan yang sulit.

"Saya ingin mengumpulkan dana untuk memberikan beasiswa untuk anak-anak para ibu peserta Koperasi YCAB yang sudah berjuang bersama YCAB di Bandung sejak 2014," ujar Farhat.

Satu lagi niat mulia Farhat adalah membantu Gena, seorang alumni Rumah Belajar YCAB Duri Kepa, Jakarta yang mengalami kecelakaan kerja pada November 2015, jatuh dari ketinggian gedung 15 meter dan tertimpa baja. Saat ini Gena harus mengikuti operasi untuk mencegah pembusukan dan pengikisan tulang yang bisa berujung pada amputasi.

"Gena saat ini dirawat di rumahnya di Boyolali. Donasi juga akan saya salurkan untuk membantu biaya operasi Gena," tulis Farhan melalui halaman Kitabisa.com.