Para Mama Harus Waspada, Ini Alasan Anak Jadi Pelaku Bully

Floria Zulvi diperbarui 19 Jul 2017, 09:40 WIB

Fimela.com, Jakarta Beberapa hari belakangan marak sekali dibahas video bullying yang dilakukan mahasiswa Gunadarma pada teman sekampusnya yang berkebutuhan khusus. Lalu sebenarnya, apa sih yang menyebabkan anak menjadi pelaku bully?

Tak bisa dipungkiri bahwa anak-anak juga bisa menjadi pelaku bully. Perilaku tersebut bisa menjadi suatu kebiasaan dan merugikan kondisi fisik maupun psikis para korbannya. Ada baiknya, sebagai orangtua kamu mengetahui penyebab awalnya.

Dilansir dari KlikDokter, dr. Kartika Mayasari pun menuliskan beberapa kemungkinan anak-anak bisa menjadi pelaku bullying. Jangan sampai kecolongan, yuk disimak apa saja penyebabnya.

Cari perhatian. Haus perhatian bisa menjadi malapetaka bagi anak. Tak bisa dipungkiri bahwa ak ada hal yang lebih mengerikan daripada diabaikan oleh orang-orang terlebih orang terdekat.

Mengolok-olok, mengganggu, dan menindas anak lain akan membuat perhatian tertuju pada pelaku penindasan. Meski perhatian tersebut dalam bentuk negatif, biasanya anak tak memedulikan. Karena bagi mereka, menjadi pelaku bully dan diberi perhatian negatif lebih baik daripada tak diperhatikan sama sekali. Baca selengkapnya di sini.