Para Fans Hamish Daud Berhutang Budi pada Film Omnibus Ini

Henry Hens diperbarui 23 Okt 2017, 20:45 WIB

Fimela.com, Jakarta Nama Hamish Daud selama ini dikenal sebagai aktor dan presenter. Selain itu, pria yang baru saja menikah dengan Raisa ini juga berprofesi sebagai arsitek. Hamish mulai berkiprah di dunia hiburan sejak menjadi salah satu presenter program My Trip My Adventure bersama Nadine Chandrawinata dan Denny Sumargo yang tayang di salah satu stasiun televisi swasta.

Setelah itu Hamish Daud bermain film layar lebar yang membuat namanya mulai dikenal luas. Sejumlah film yang pernah dibintanginya antara lain Rectoverso, Supernova: Kesatria, Puteri dan Bintang Jatuh, Gangster, Trinity The Nekad Traveler dan Critical Eleven.

Hamish bisa dibilang telat berkiprah di dunia film yaitu di usia 33 tahun. Itu karena Hamish Daud berprofesi sebagai arsitek dan tetap menjalani profesinya itu meski sudah berkiprah di dunia hiburan. Mungkin itu penyebabnya Hamish tak mau menerima banyak tawaran bermain film.

Film Rectoverso (2013) jadi awal kiprah Hamish di dunia seni peran dan awal para penggemarnya terutama kaum hawa menyadari ada lagi seorang aktor ganteng dan berbakat di perfilman Indonesia. Tentunya lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Mungkin kalau Hamish tak menerima tawaran bermain di Rectoverso dan filmnya tidak sukses, pria kelahiran Australia itu tak akan pernah berkarir di dunia hiburan dan akan tetap menjadi arsitek.

Karena itu para penggemar Hamish Daud ‘berhutang’ pada film Rectoverso yang sudah mengkasting Hamish sebagai salah satu pemain di film omnibus tersebut. Kamu mungkin pernah ada yang menyaksikan Rectoverso yang dirilis bertepatan dengan momen Valentine’s Day pada 14 Februari 2013 ini.

Film yang terdiri dari lima bagian cerita ini diproduseri oleh Marcella Zalianty dan Eko Kristianto dan diadaptasi dari album musik karta Dewi ‘Dee’ Lestari. Film berdurasi 110 menit yang bertema ‘Cinta yang tak Terucap’ bisa dibilang salah satu film omnibus Indonesia terbaik.

 

 

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Hamish Daud Dikenal Lewat Rectoverso

Uniknya, film ini disutradarai oleh lima aktris Indonesia yaitu Marcella Zalianty (Malaikat Juga Tahu), Rachel Maryam (Firasat), Cathy Sharon (Cicak di Dinding), Olga Lydia (Curhat buat Sahabat) dan Happy Salma (Hanya Isyarat).

Hamish Daud sendiri muncul di segmen terakhir, Hanya Isyarat, yang naskahnya ditulis Key Mangunsong.Di Hanya Isyarat, Happy Salma mencoba membagikan sebuah kisah cinta yang tak termiliki dari Al (Amanda Soekasah) kepada sosok siluet yang selalu dikaguminya, Raga (Hamish Daud).

Suatu malam, Al, Raga dan beberapa temannya melakukan permainan kecil untuk menceritakan kisah paling sedih dalam hidup. Al begitu terpukul saat mendengar kisah dari Raga. Ia pun semakin terseret akan daya tarik Raga, yang tak mungkin dimilikinya.

Di film inilah kemunculan Hamish Daud begitu menarik perhatian, apalagi dialog, visualisasi dan kisah yang ditampilkan termasuk puitis dan dijamin bikin baper. Setelah tebar pesona di film Rectoverso, Hamish Daud pun mulai banyak mendapatkan tawaran bermain maupun jadi model iklan.

Nama Hamish Daud makin berkilau dan jadi idola banyak orang (terutama para wanita). Dan mereka semua harus berterimakasih pada film Rectoverso, karena sang arsitek tampan akhirnya juga dikenal sebagai bintang film, bukan hanya seorang arsitek.