Tetap Bekerja di Usia 94 Tahun, Alasan Nenek Ini Bikin Terharu

Gadis Abdul diperbarui 25 Jan 2018, 13:32 WIB

Fimela.com, Jakarta Pada awal 2017 lalu seorang wanita berusia 94 tahun merayakan 44 tahun bekerja di belakang konter restoran cepat saji McDnald’s. Kisah nenek yang bernama Loraine Maurer itu pun langsung viral di dunia maya. Banyak orang yang penasaran mengapa di usianya yang sudah sangat tua itu sang nenek tidak memutuskan untuk segera pensiun.

“Ketika saya memulainya, awalnya saya tidak ingin bertahan,” jelas Maurer seperti dilansir dari Abcnews.go.com. Maurer menceritakan bahwa ia mulai bekerja di McDonald’s pada tahun 1973 setelah suaminya harus pensiun karena cacat tubuh. “Saya katakana kepadanya bahwa kita terlalu muda untuk tinggal di rumah dan aku memutuskan untuk mencari pekerjaan.”

Meskipun tak lagi muda, tapi Maurer selalu mendapatkan pujian dari rekan kerjanya di restoran yang berada di Evansville, Indianata tersebut, termasuk pujian dari sang pemilik restoran Chip dan Katie Kenworthy. “Dia (Maurer) memiliki banyak pelanggan setia yang datang terutama ke restran kamu untuk menemuinya,” ujar Katie Kenworthy, yang telah memiliki restoran itu hampir dua tahun.

What's On Fimela
Di usianya yang sudah menginjak 94 tahun, nenek ini masih tercatat sebagai pegawai di sebuah restoran cepat saji. (Katie Kenworthy/McDonalds Evansville)

Untuk merayakan 44 tahun Maurer bekerja di restorannya, Kenworthy memutuskan untuk mengadakan sebuah pesta. Ia mengundang orang-orang dari gereja Good Shepherd Chruch Parish serta keluarga dan teman-teman Maurer. “Luar biasa,” kata Maurer ketika melihat pesta yang dibuatkan untuknya.

2 dari 2 halaman

Masih Bekerja di Usia 94 Tahun, Nenek Ini Jadikan Pelanggan Seperti Keluarga

Di usianya yang sudah menginjak 94 tahun, nenek ini masih tercatat sebagai pegawai di sebuah restoran cepat saji. (Foto: telegraph.co.uk)

Saat orang-orang melihat Loraine Maurer mereka pastinya akan berpikir mengapa nenek itu masih bekerja. Tapi, Maurer memang punya jawabannya sendiri. Ia tak bisa berhenti dari pekerjaannya, bukan soal uang, tapi ia tak ingin merasa kangen dengan semua hal yang ia temui di restoran cepat saji tempatnya bekerja.

Maurer yang memiliki empat anak, enam cucu dan tujuh cicit ini mengatakan bahwa hubungannya dengan para pelanggannya sangat penting, karena mereka membantunya melewati masa-masa sulit dalam hidupnya—Maurer kehilangan suaminya, Kenneth, pada tahun 1980.

“Mereka adalah penyelamat hidupku saat aku kehilangan suamiku,” kenangnya. “Pelanggan sangat membantu.” Setiap musim dingin, Maurer merenungkan untuk pensiun, tapi dia bilang dia tidak bisa melepaskan pekerjaannya tersebut yang kini hanya dilakukan dua hari dalam seminggu.

“Saya akan sangat merindukannya,” katanya. “Saya tidak akan mengalami depresi dan bukan berrati saya tidak menganggap ini sebagai sebuah pekerjaan. Saya benar-benar menikmati pekerjaan ini,” jelas nenek yang masih ingin tetap bekerja meskipun usianya sudah 94 tahun tersebut.