Sebelum Meninggal, Chef Harada Hanya Ingin Minum Es Kopi

Regina Novanda diperbarui 20 Mar 2018, 07:24 WIB

Fimela.com, Jakarta Muhammad Hiromitsu Harada atau yang lebih dikenal dengan Chef Harada menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin (19/3/2018) dini hari sekitar pukul 02.15 WIB. Sebelum meninggal, Harada sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit selama sebulan terakhir.

Salah satu anak Harada, Ayumi Harada mengatakan, mendiang ayahnya harus rela melakukan operasi hingga empat kali dalam sebulan. Berawal dari kesulitan buang air besar (BAB), koki asal Jepang itu mengalami perut kembung hingga terjadi komplikasi di organ tubuhnya.

What's On Fimela
Chef Harada sakit. [foto: twitter/ayummyy]

"Selama satu bulan dioperasi 4 kali karena ada kebocoran. Jadi kemarin dioperasi, besok harus dioperasi lagi. Belum kering harus dibedah lagi," tutur Ayumi Harada ditemui di rumah duka di kawasan Cinere, Senin (19/3/2018).

Ayumi lantas menceritakan, ia dan pihak keluarga sudah berencana untuk memboyong Chef Harada ke Jepang demi pengobatan terbaik. Ketika semua sudah dipersiapkan, kondisi Harada justru drop.

"Awalnya emang kaya penyakit kecil, operasi kecil, abis operasi udah langsung ilang. Tapi kok ini ada operasi kedua ketiga, keempat, ada kebocoran, karena itu nggak bisa pindah. Dengan keadaan papa (Chef Harada) yang lemes terus akhirnya kita mau pindahin ke Jepang, tapi udah keburu drop," tutur Ayumi.

2 dari 2 halaman

Ingin es kopi

Chef Harada [foto: instagram/ayummyy426]

Sebelum drop hingga akhirnya meninggal dunia, Chef Harada sempat mengutarakan kelelahannya melawan penyakit yang diderita. Sambil berseloroh, Harada mengaku ingin segera meminum es kopi.

"Papa (Chef Harada) cuma bilang ke aku, 'Papa udah capek, kesehatan itu nomor satu, kesehatan itu mahal', aku cuma bilang 'papa tetep semangat yaa, nanti kita pindah ke jepang ya', mungkin firasat itu. Dan papa terakhir bilang, pengen ice cappuccino," kenang Ayumi Harada.