Mengapa Bangun Pagi Bisa Hilangkan Kegalauan

Fimela Editor diperbarui 04 Agu 2015, 13:00 WIB

Jakarta Rajin berolahraga

Orang yang memiliki kebiasaan bangun pagi biasanya cenderung suka berolahraga. Berbeda dengan orang yang suka bergadang, menurut penelitian baru di ajang SLEEP 2014 mereka lebih sulit mengatur jadwal untuk berolahraga dan biasanya mangkir dari jadwal yang telah ditentukan. Penelitian juga mengaitkan bahwa orang yang bangun siang biasanya lebih senang duduk bermalas-malasan.

Terlihat lebih ceria

Orang yang bangun pagi lebih ceria dan memiliki pemikiran positif daripada orang yang suka bangun siang. Pernyataan tadi dikemukakan dalam jurnal berjudul Emotion di tahun 2012. Selain ceria, mereka merasa lebih sehat.

Lebih proaktif

Menurut penelitian di Journal of Applied Social Psychology di tahun 2009, orang yang bangun lebih pagi condong lebih suka bertindak dan merasa lebih percaya diri. Pada pagi hari mereka memiliki waktu untuk memikirkan tujuan masa depan dan cara mewujudkannya.

Konsumsi makanan sehat

Dibandingkan dengan orang yang rajin bangun pagi, orang yang tidur larut malam cenderung dua kali lebih banyak mengonsumsi makanan siap saji dan malah hanya memakan setengah porsi buah-buahan dan sayuran.

Jauh dari depresi

Satu lagi, nih, menurut penelitian di Jerman, depresi memiliki kaitan dengan kebiasaan tidur larut, lho. Sedangkan yang terbiasa bangun pagi cenderung lebih bisa terhindar dari perasaan depresi.

Well, apakah kamu sudah siap untuk bangun pagi esok hari, Fimelova?

What's On Fimela