Berawal dari Online & Hobi, 4 Blogger Ini Sukses Rintis Bisnis Impian

Fimela Editor diperbarui 26 Mar 2015, 13:00 WIB
2 dari 5 halaman

Next

Jakarta Shinta Rosvita
Menulis blog apalagi tentang kecantikan sudah jadi �makanan� sehari-hari bagi Shinta Rosvita. Tapi soal urusan fashion Shinta nggak kalah dengan fashion blogger lainnya. Perempuan berwajah oriental ini sekarang disibukan oleh usaha yang baru dijalaninya selama setahun. �Awalnya karena aku suka aksesori seperti kalung dan cincin. Terus diajak teman yang sudah mulai duluan usaha fashion online. Akhirnya, setahun yang lalu berdirilah RICHE Accessories� ujarnya.
Shinta menjelaskan juga arti dari Riche yaitu berasal dari bahas Prancis yang berarti �kaya� ini pastinya mempunyai kekurangan. Seperti sekarang, Shinta yang punya kesibukan lain sebagai wardrobe director dalam film �Supernova� yang akan tayang akhir tahun 2014 ini menunda pengiriman aksesorinya karena memang ia yang melakukannya sendiri. �Penjualan dan pengiriman Riche sedang pending untuk sementara. Agak sulit sih membagi waktunya, tapi aku tipe 'go with the flow', jadi ya jalanin saja,� ujar perempuan yang menjadi freelancer social media untuk sebuah brand beauty ini. Nah Fimelova, jangan lupa mampir ke website Riche untuk tambahan koleksi aksesoris kamu.

Foto: Shinta Rosvita

3 dari 5 halaman

Next

Harumi

Tidak beda jauh dengan Shinta Rosvita, beauty blogger ternama Harumi juga memulai usaha terbarunya di bidang kecantikan. �Dulu aku memang pengguna hairclip extension karena rambutku yang rusak karena glue extension. Setelah beberapa lama digunakan hairclip extension rusak dan aku nggak bisa menemukan hairclip human hair dengan harga yang terjangkau di Indonesia. So, I decided to make my own hairclip extension brand yang bisa dibeli secara online,� cerita Harumi.
Nggak cuma bahagia untuk diri sendiri, tapi Harumi ingin berbagi cerita tentang �hair secret� kepada followers-nya. Harumi pun mengaku kalau hasil usahanya itu beda dengan yang lain. �VOLUXE Hair lahir dari pengalamanku sendiri. Aku mau memberi yang terbaik untuk followers-ku jadi bukan asal jualan produk yang aku sendiri nggak pakai,� ujarnya. VOLUXE Hair berasal dari penggabungan kata Volume (menebalkan) dan Luxurious. Meskipun Harumi punya banyak kesibukan, Harumi tetap memikirkan kualitas yang terbaik untuk produknya. �Memilih kualitas rambutnya, clip dan net-nya agar nyaman di rambut. Dan pastinya juga memilih warna yg kira-kira paling banyak diminati perempuan Indonesia,� ujar perempuan 23 tahun ini. Penasaran sama hairclip extension buatan Harumi? Jangan lupa klik di website www.voluxehair.com atau akun Instagram @voluxehair ya, Fimelova.

Foto: Harumi

4 dari 5 halaman

Next

Michelle Koesnadi
Bentuk usaha yang dilakoni oleh perempuan yang satu ini masih terbilang jarang. Ketekunan dalam urusan fashion, membuat Michelle Koesnadi punya ide yang berbeda dengan penggemar fashion lainnya. �Awalnya, hanya "rough idea". Me and my partner only saw it as something for us to do for our side jobs but turns out LOFT 20 became something more than that,� Michelle mengawali cerita. LOFT 20 adalah usaha styling yang menyewakan beberapa dress yang dibuat sendiri. Perempuan yang sudah menjadi ibu ini menyatakan punya kesulitan dalam hal mencari bahan. Bahan yang dipakai Michelle dan teman-temannya ini memang �limited�. Michelle menjelaskan, �Sulitnya itu mencari bahan kain yang tepat untuk model baju tertentu. Di sini, pilihan agak limited dan seringkali bahan yang bagus sudah di borong oleh desainer ternama,� ujar pemilik akun media sosial @glister_blister ini. Selain itu, LOFT 20 yang  bisa dilihat di loft-twenty.tumblr.com juga memberikan saran tentang styling kepada kliennya. �Kita biasanya lebih menganjurkan klien untuk berani tampil berbeda dengan permainan aksesori atau arahan styling berbeda, instead of the usual princess looks we often see for prewedding or beauty portraits,� papar Michelle.

5 dari 5 halaman

Next

Ucita Pohan

Pemikiran soal �dagang� awalnya nggak dipercaya oleh Ucita Pohan, pemilik blog ucitapohan.com ini. �Baru kali ini aku "jualan" produk. Sebelumnya nggak kepikiran buat "dagang" karena aku merasa hitungan bisnis itu nggak se-simple itu. Makanya beruntung banget aku ketemu pihak PinkEmma yang bisa membantu mengabulkan keinginan dari kecil, yaitu punya label fashion sendiri!,� ujarnya. Selain itu, PinkEmma sendiri sudah memulai usahanya di tahun 2012 lalu dengan mengumpulkan berbagai inspirasi fashion seperti public figure. Rancangan khusus dituangkan PinkEmma secara berbeda untuk setiap public figure yang berkolaborasi.
Ucita pertama kali hanya berperan sebagai fashion enthusiast yang dipercaya oleh PinkEmma untuk urusan mix & match setiap koleksi produk mereka dan meng-upload di website online PinkEmma. Respon yang cukup baik membuat PinkEmma memutuskan untuk melahirkan koleksi label fashion perempuan penyuka makeup dan nail art ini. Mulai dari materi yang diproduksi, perempuan yang juga berprofesi sebagai MC dan penyiar ini selalu mendapatkan masukkan soal masukkan dari PinkEmma ke produk yang akan dibuat. �Soal produksi dan distribusi, PinkEmma yang ambil perannya. Buatku ini tawaran yang nggak bisa ditolak! Terciptalah label fashion pertamaku: Ucita Pohan DressUP by PinkEmma.�

Foto: Ucita Pohan