Cerita Pahit Tentang Cinta yang Membuat Kita Lebih Dewasa

fitriandiani diperbarui 06 Sep 2018, 18:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Namanya juga hidup, isinya tidak cuma yang senang dan bahagia saja. Ada sedih, ada luka, ada kecewa. Tak jarang pula, penyumbang dari segala hal tak menyenangkan itu adalah cinta.

Iya, cinta tidak selalu bahagia. Bahkan mungkin kamu harus merasakan bagaimana cinta yang penuh luka dulu baru kamu bisa tahu seperti apa cinta yang membahagiakan.

Kendati demikian, perlu diingat kalau tak ada luka, sedih, maupun kecewa yang sia-sia. Semua memberi pelajaran yang berguna bagi kehidupan kita selanjutnya. Pengalaman cinta yang menyesakkan pun demikian.

Saat mengalaminya, hati pasti sakit bukan main. Mungkin kamu sampai merasa duniamu hancur di situ. Namun, percayalah itu hanya reaksi sesaat. Cepat atau lambat kamu akan terbiasa dan masa-masa itu akan lewat juga, berganti dengan hari-hari baru yang lebih cerah.

Dari luka itu, kamu akan tumbuh jadi 'orang baru' yang pastinya lebih dewasa dalam memandang cinta. Makanya, jangan sia-siakan 3 momen menyesakkan ini dalam perjalanan cintamu, ya!

 

Ilustrasi relationship. (Foto: pexels.com)

Selingkuh dan diselingkuhi

Dua hal ini akan mengajarkanmu tentang betapa pentingnya setia. Kamu yang sudah merasakan pahitnya diselingkuhi atau pernah merasakan dampak dari perselingkuhan, tentu tak ingin hal itu terulang lagi. Kamu yang tahu sakitnya diselingkuhi pasti jadi lebih punya hati, untuk tidak membuat orang yang mencintai kamu merasakan sakit yang sama. Selingkuh dan diselingkuhi akan memberi pelajaran yang teramat berharga mengenai komitmen.

Putus walau sudah menjalin hubungan lama dan merasa semuanya baik-baik saja

Yang pasti di dunia ini hanyalah ketidakpastian, kamu mungkin harus mempelajari ini dengan cara yang kejam, seperti misal ketika hubunganmu ternyata kandas juga walau selama ini kamu pikir baik-baik saja dan akan selalu baik-baik saja. Kamu juga akan belajar mengelola harapanmu agar diletakkan di tempat semestinya, dan menjaganya agar tumbuh sewajarnya. Sebab, kemungkinan buruk itu selalu ada.

Patah hati karena gebetan memilih yang lain

Setidaknya sekali dalam seumur hidup, tiap orang pasti pernah merasakan ini. Menjatuhkan hati pada seseorang yang menjatuhkan hatinya pada orang lain memang menyesakkan. Walau tidak signifikan, tapi patah hati karena ini cukup memberi warna dalam perjalanan cintamu, ini juga akan jadi cerita yang manis untuk dikenang kemudian hari. Jadi, nikmati saja sakitnya, ya.

Tag Terkait