Pakaian Terlarang Saat Berlibur

FimelaDiterbitkan 12 Juni 2011, 07:00 WIB
Vemale.com - Ketika mengunjungi daerah atau negara lain untuk berlibur, rasanya sah-sah saja untuk mengenakan pakaian apa pun yang menurut Anda nyaman. Peduli amat dengan kata orang, kan ga ada yang kenal, mungkin begitu yang terbersit dalam benak Anda. Namun Anda harus berhati-hati sekarang, karena beberapa tempat wisata telah menerapkan aturan berpakaian yang diijinkan, sesuai dengan budaya setempat. Berikut ini di antaranya. Iran Wanita dan anak-anak di atas 9 tahun wajib menutup rambut dan sebagian besar tubuhnya. Itulah peraturan untuk wanita di Iran. Jika Anda turis, minimal Anda harus mengenakan jilbab dan busana tertutup sehingga acara jalan-jalan menjadi lancar dan aman. Vatican City Mengunjungi tempat-tempat suci, tentu Anda harus berpakaian sopan. Apakah itu juga berlaku jika Anda menjadi turis di negeri orang? Ya. Di St Peter's Square ada petugas yang siap menggiring keluar mereka yang berbusana kurang pantas. Begitu pun di Basilika St. Peter. Walaupun di sana terdapat penjual syal, celana panjang dan kemeja kertas, namun sebaiknya Anda berpakaian sopan sejak awal agar tidak mengeluarkan uang tambahan yang tidak penting. Barbados Barbados dan beberapa negara di kepulauan Karibia memiliki peraturan, tidak boleh mengenakan pakaian yang mirip dengan petugas militer. So, jangan memakai celana khaki, kemeja safari dan juga busana army style lainnya. Nekat melanggar, maka Anda bisa dipulangkan ke hotel untuk berganti pakaian, atau malah bisa mendekam di dalam penjara! Morocco Jangan bertelanjang kaki atau berpakaian terbuka di bagian dada, perut dan kaki. Satu-satunya tempat yang mengijinkan Anda berpakaian terbuka adalah di pantai, namun jangan pernah berganti pakaian dan memakai bikini langsung di pantai. Anda harus ke tempat ganti pakaian dulu. India Bagi masyarakat India, celana pendek adalah pakaian orang-orang dari golongan paling miskin. Selain itu, celana pendek hanya umum digunakan oleh anak laki-laki, sehingga akan nampak aneh jika pasangan Anda menggunakannya saat berjalan-jalan di India. Hindari juga menggunakan baju kusut, karena orang India sangat kritis masalah kerapian penampilan. Peru Berlibur jadi kurang pas tanpa topi untuk menangkal sinar matahari, namun jika Anda dan pasangan berlibur ke Peru, jangan sembarang memakai topi. Para pria di sana memakai topi rajut untuk menunjukkan availability mereka, topi merah untuk yang sudah menikah dan putih untuk yang masih single. Cara memakainya pun menunjukkan status single Anda, jika topi miring ke kanan artinya Anda punya pacar, topi turun ke belakang artinya Anda tinggal bersama dengan seseorang, dan topi miring ke kiri artinya Anda benar-benar single dan sedang mencari pacar! (vem/miw)