Kumpulan Diet Unik Dari Seluruh Dunia

Fimela diperbarui 22 Feb 2013, 12:00 WIB

Beda negara ternyata beda juga teknik dietnya. Dan setiap negara menyimpan keunikan masing-masing. Ada yang memutuskan berhenti makan semua makanan yang digoreng, ada yang pergi ke ketinggian, ada pula yang hanya makan jagung dan susu.

Intip yuk keunikan diet masing-masing negara ini.

Diet ala Kenya

Ada sebuah teknik diet unik yang dipraktekkan oleh istri ketiga kepala suku yang bernama Noolkisaruni Tarakuai. Ia hanya mengonsumsi jagung dan susu sebagai menu sehari-hari.

Hasilnya, tinggi badannya adalah 162,7 cm dan beratnya hanya 46,7 kilogram. Jumlah kalori yang dikonsumsinya per hari hanya 800.

Diet ala Jepang

Pesumo Takeuchi Masato hanya berbobot 181.43 kg, termasuk langsing untuk ukuran pesumo seperti dirinya.

Pesumo yang memiliki ring name Miyabiyama ini selalu mengonsumsi chanko nabe, sejenis sup berisi sayuran dengan daging atau ikan. Nasi posi besar dan sedikit lauk setiap kali makan.

Tinggi badannya 185,1 cm, ia dilarang minum minuman beralkohol terutama saat akan bertanding.

Diet ala Spanyol

Adalah Oscar Higares, seorang matador profesional yang memilih melewatkan sarapan besar sebelum berlaga di dalam ring. Ia akan segera menyantap menu makannya hanya seusai dia menghibur para penonton di bullring, Miraflores De La Sierra.

Pria bertubuh 185,1 cm ini akan segera menyantap daging porsi besar untuk menjaga berat badannya tetap stabil.

Ia tak ingin kelebihan maupun kekurangan berat badan, karena sehari-hari pakaian yang dikenakannya cukup berat.

Diet ala Inggris

Dulu, seorang wanita bernama Jill Mc Tighe pernah menenggelamkan diri pada timbunan cokelat, keju, daging babi, dan aneka makanan tinggi kalori lainnya. Ia ingin melepaskan diri dari jeratan ketergantungan obat-obatan terlarang. Namun, sayangnya caranya salah.

Ia sadar bahwa tubuhnya kini terlalu gemuk dan mulai sulit berjalan. Untuk itu, wanita yang memiliki tinggi badan 162,7 cm dan berat 104,3 kg ini akhirnya hanya mengonsumsi makanan yang dipanggang dan berhenti makan menu yang digoreng.

Diet ala Amerika

Diet unik asal Amerika ini dilakukan oleh seorang pandai besi bernama Jeff Devine.

Pria berusia 39 tahun asal Chicago ini akan membawa menu makanannya ke atas bangunan dan menghabiskannya di sana. Namun, ia memilih tidak membeli makanan tersebut melainkan membawa dari rumah saja. Alhasil, pria dengan tubuh tinggi tegap 182,54 cm ini menjaga berat badannya berada di 106,5 kg.

Diet ala China

Diet unik ala China ditunjukkan oleh seorang pemain akrobat bernama Cao Xiaoli. Ia yang beraktivitas sebagai anggota kelompok seniman akan melakukan aksi akrobat selama 5 jam sehari dan bebas makan apa saja.

Kontan saja berat badannya betah berada di angka 50 kg, padahal tinggi tubuhnya hanya 155,1 cm.

Diet ala India

Beda negara, beda lagi kebiasaannya. Di India, seorang pria bernama Sitarani Tyaagi memiliki kebiasaan makan hanya satu kali saja per hari. Kemudian, ia akan minum air dari kendi kecil yang dibawanya, dan dianggap setara dengan dua kali makan.

Pria dengan tinggi 165,2 cm dan berusia 70 tahun ini adalah salah satu biksu Hindu, Sadhus yang menjalani kehidupan sederhana di India. Mereka umumnya memperoleh makanan dari masyarakat yang mengunjungi kuil untuk berdoa.

Wah, aneh-aneh juga ya cara diet orang-orang di negara asing itu. Pun demikian, belum ada laporan yang mengatakan bahwa diet cara mereka itu membuat kesehatan mereka menjadi buruk.

(vem/bee)
What's On Fimela