Teman Facebook Tega Merenggut Kehormatanku

Fimela diperbarui 09 Okt 2013, 10:00 WIB

Ladies, Anda pasti sudah tidak asing dengan jejaring sosial. Saat ini banyak sekali jenis situs jejaring sosial yang ada. Beberapa dari mereka sangat populer dan sering kita gunakan dalam keseharian. Salah satunya adalah situs jejaring sosial Facebook. Situs ini memberikan kemudahan bagi kita untuk menjalin pertemanan dengan banyak orang di seluruh penjuru dunia. Banyak juga para wanita yang menemukan jodoh dan cintanya di Facebook.

Tapi bagaimanapun juga, Facebook diibaratkan sebuah tempat umum dengan banyak orang yang tidak kita kenal di dalamnya. Kita tidak tahu apakah teman baru kita adalah orang yang baik atau sebaliknya. Jika kita tidak berhati-hati dalam menggunakan Facebook, kita juga bisa terjebak dalam tipu muslihat yang pada akhirnya akan merugikan kita. Kisah tentang Facebook ini dialami oleh seorang gadis bernama TL.

TL adalah seorang gadis cantik yang tinggal di Laweyan, Solo, Jawa Tengah. Saat ini TL masih berusia 13 tahun. Seperti gadis biasa pada umumnya, TL sangat suka bermain Facebook. Dia menjadi salah satu pengguna Facebook karena banyak sekali temannya menggunakan situs jejaring sosial yang sama.

TL banyak menemukan teman baru di Facebook. Salah satunya adalah Kampret. TL dan Kampret sudah berteman lama di Facebook seperti yang dilansir oleh Merdeka.com (7/10). Kampret tinggal di Klaten dan saat ini berusia 30 tahun. TL tidak menyadari bahwa perkenalannya dengan Kampret akan berujung musibah. Selama berteman dengan TL, Kampret sering sekali merayu TL. Kampret merayu TL untuk memenuhi keinginannya yang terpendam terhadap gadis cantik ini. Sering kali TL diajak bertemu dengan iming-iming akan dibelikan barang-barang bagus.

TL yang masih polos akhirnya termakan bujuk rayu Kampret dan akhirnya menyetujui untuk bertemu. Saat itu Kampret memaksa TL untuk menuruti keinginannya berhubungan layaknya suami istri dengan TL. Kampret sempat mengancam TL jika menolak hal ini. Dengan tidak berdaya, TL pun hanya bisa pasrah dengan hal ini.

Ternyata Kampret tidak berhenti begitu saja, dia selalu mengajak TL bertemu untuk menuruti keinginannya. Ancaman membuatnya tidak bisa menolak keinginan Kampret, hingga suatu hari, TL mengeluh kesakitan kepada orang tuanya karena perbuatan Kampret. Orang tua mana yang mau anaknya disakiti dan diperlakukan dengan seperti itu. Karena itu, Kampret dilaporkan kepada pihak yang berwajib dan akhirnya dia ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Hal ini harusnya menjadi pelajaran bagi kita untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan situs jejaring sosial. Jangan memberikan informasi yang bersifat personal kepada teman yang baru Anda kenal di sana. Anda tidak mengetahui dia dan bagaimana dia sebenarnya. Selalu berhati-hati ya ladies.

 

(vem/sir)