Setelah Pacaran Lama, Kapan Waktu Tepat Untuk Menikah?

Fimela diperbarui 20 Nov 2013, 12:17 WIB

Menikah adalah pijakan baru dalam hidup yang harus dipersiapkan dengan baik. Setelah lama pacaran, kapan sih waktu terbaik untuk menikah? Semua hal di bawah ini harus Anda pikirkan untuk memulai hidup baru yang lebih matang dan diawali dengan baik.

Keuangan Yang Stabil

Anda dan pasangan tidak harus memiliki rumah sendiri atau kendaraan mewah untuk keputusan menikah. Anda dan pasangan harus memiliki kondisi keuangan yang stabil dan cukup untuk kebutuhan hidup sehari-hari, termasuk saat memiliki anak nanti. Jika Anda dan dia masih kesulitan mengatur keuangan bahkan terlilit hutang, tunda dulu rencana pernikahan.

Bisa Mengendalikan Emosi

Memulai sebuah kehidupan dengan orang lain bukan hal yang mudah. Ada banyak emosi yang terlibat di dalamnya. Bisa dipastikan, pernikahan selalu menghadapi batu sandungan. Sehingga penting bagi Anda dan dia untuk saling mengendalikan emosi. Saat salah satu sedang memanas, yang satu bisa menenangkan, begitu juga sebaliknya.

Sudah Saling Terlibat Dalam Kehidupan Masing-Masing

Anda dan dia sudah saling tahu kebiasaan dan kehidupan masing-masing. Termasuk saling mengenal keluarga dan masa lalu. Anda juga tahu pergaulan pasangan, dengan siapa saja dia berteman dan tidak jarang Anda terlibat dengan mereka. Ini adalah sinyal bagus bahwa Anda dan dia sudah saling mengerti kehidupan masing-masing.

Anda dan Dia Bisa Bekerja Sama

Kemandirian dan saling bekerja sama sangat penting bagi pasangan yang akan menikah. Jika selama ini Anda dan dia sudah bisa bekerja sama dengan baik untuk menyelesaikan masalah, itu adalah hal yang bagus. Anda dan dia memang harus jadi tim yang hebat, karena akan ada banyak masalah muncul ketika dua orang hidup bersama.

Sudah Mengerti Tanggung Jawab Masing-Masing

Mengerti posisi dan tanggung jawab juga menjadi hal yang dipertimbangkan sebelum menikah. Apakah setelah menikah Anda masih tetap bekerja atau tidak, apakah akan mengontrak rumah atau ikut orang tua sementara, semua membutuhkan tanggung jawab. Jangan sampai keputusan saat ini menjadi alasan pertengkaran setelah menikah.

(vem/yel)