Kisah Cinta Unik: Demonstran Jatuh Cinta Dengan Polisi Keamanan Di Tengah Isu Perang Saudara

Fimela diperbarui 25 Feb 2014, 16:00 WIB

Jatuh cinta bisa terjadi di mana saja, rasa tertarik pada seseorang dapat muncul begitu saja tanpa menunggu waktu dan tempat yang sesuai. Tidak terkecuali di saat-saat demonstrasi genting di tengah isu perang saudara.

Seperti yang dialami Lidia Pankiv, di tengah ketegangan yang terjadi di negaranya, Ukraina. Lidia mengalami kisah cinta unik yang terjadi saat dia melakukan demonstrasi.

Seperti dilansir Dailymail.co.uk, gadis berusia 24 tahun ini jatuh cinta pada seorang perwira keamanan yang sedang mengamankan aksi demonstrasi yang dilakukannya.

Pada saat demo terjadi, barisan wanita muda berperan menjadi benteng yang berdiri di antara para demonstran dan polisi keamanan agar tidak terjadi kekerasan. Lidia merupakan salah satu dari wanita-wanita tersebut yang juga merupakan bagian dari demonstran anti korupsi yang menuntut perubahan.

Kisah ini dimulai saat Lidia mendapatkan telepon dari temannya yang meminta bantuan untuk mencari seorang teman yang ditangkap pihak keamanan. Pada saat itu Lidia meminta temannya menelponnya di nomor lain. Lidia memberikan nomor teleponnya dengan mengucapkannya keras-keras karena keadaan yang sangat ramai pada saat itu.

Bukanya telepon dari temannya yang dia dapatkan, Lidya malah mendapat SMS kejutan dari polisi yang berdiri di depannya saat demonstrasi.

Seorang polisi bernama Andrei mengiriminya pesan bahwa dia ingin menikahi Lidia. Dia mengaku jatuh hati pada Lidia saat wanita itu dengan keberaniannya berdiri di antara pendemo dan polisi.

Mereka akhirnya sepakat untuk bertemu di tempat demonstrasi berlangsung. Lidia mengaku terkejut pada awalnya dan tidak menyangka akan jatuh cinta pada pria tersebut. Namun, setelah bertemu dan berbicara dengannya, akhirnya Lidia jatuh cinta pada polisi itu.

Kemudian, gadis cantik berambut pirang ini diundang dalam suatu acara di televisi untuk membicarakan kisah cintanya dengan seorang polisi yang bertugas saat demonstrasi.Tetapi, bukannya bercerita tentang kisahnya yang unik, Lidia malah berbicara tentang stasiun televisi yang mengundangnya itu. Televisi itu dia anggap telah menyebarkan kebohongan-kebohongan tentang para demonstran.

Kisah cinta uniknya kemudian diliput berbagai media dan menyebar luas di dunia maya.

Mari kita doakan semoga gadis pemberani ini berbahagia dengan pria yang dicintainya

 

(vem/cha)