Tanpa Smartphone, Ternyata Hidupku Jadi Lebih Bahagia

Fimela diperbarui 14 Mei 2014, 13:30 WIB

Ladies, di masa ini saat kendali kehidupan dapat diatur melalui sentuhan teknologi digital, rasanya hampir tak mungkin kita tidak bersentuhan dengan gadget dan internet. Kebanyakan interaksi yang kita lakukan di masa kini, melalui media internet dan smartphone. Bagi pengguna smartphone, bagaimana jika Anda menjalani puasa menggunakan smartphone selama beberapa hari?

Dilansir oleh fastcompany.com, Kathleen Davis adalah pemimpin editor Fast Company yang telah bekerja pada media online selama beberapa tahun. Beberapa tahun yang lalu ia menyadari, saat berjalan bersama orang-orang terdekatnya mereka semua justru sibuk sendiri dengan smartphone mereka. Hal ini mengherankan bagi Kathleen, apalagi saat mendengar banyak orang beralasan membeli smartphone adalah untuk bekerja. Namun kenyataannya smartphone justru merampas waktu bekerja dan berkumpul bersama orang-orang tersayang.

Sebagai orang yang bekerja di dunia online dan akrab dengan dunia digital, Kathleen berpendapat berbeda. Sekalipun orang menganggapnya 'aneh' karena masih setia dengan handphonenya yang telah berusia 10 tahun, Kathleen merasa hidupnya lebih baik tanpa smartphone. Ia merasa lebih dapat berkonsentrasi dalam bekerja dan waktu tidurnya lebih berkualitas tanpa gangguan notifikasi apapun.

Sekalipun tanpa smartphone, Kathleen mempunyai akun Twitter dan tak ketinggalan berita-berita tentang kecanggihan teknologi masa kini, lho. Terkadang kekacauan informasi yang ada di sekitar kita memang membuat kita perlu untuk menenangkan diri sejenak dari riuhnya dunia informasi saat ini. Apakah Anda berminat menjalani hidup tanpa smartphone seperti Kathleen?

(vem/wnd)