Anak Akan Menjadi Pintar Bila Diajari 2 Bahasa Sejak Kecil

Fimela diperbarui 08 Sep 2014, 11:30 WIB

Kalau Anda hidup dengan dua bahasa di dalam rumah, hal ini akan berpengaruh baik dalam perkembangan bayi Anda. Dilansir dari Dailymail. Sejak usia 6 bulan, seorang bayi sudah mulai mempelajari bahasa yang berbeda yang ia dengar dari lingkungannya. 

Biasanya dalam sebuah rumah pada keluarga di Indonesia, bayi sudah mendengar 2 jenis bahasa. Bahasa Indonesia dan mungkin bahasa lokal setempat. Meski bukan bahasa Inggris atau bahasa internasional lainnya, hal ini sudah bisa membantu perkembangan otak si kecil. 

Saat bayi mendengarkan dua bahasa kemampuan cognitive learningnya sudah mulai berkembang. Selain mempelajari bahasa yang ia dengarkan, bayi juga mulai membedakan dua jenis bahasa yang ia terima. 

Pada masa dewasa, hal ini justru kadang sulit dilakukan karena terasa melelahkan dan rumit. Namun saat bayi masih menginjak usia emas mereka, menjadi waktu terbaik mereka untuk mempelajari apa yang mereka dapatkan dari lingkungan.

Meski demikian, bukan berarti kita harus memforsir anak-anak untuk belajar banyak bahasa sekaligus. Bagaimanapun, mengajari sesuai porsinya dan memahami passion dan potensi anak juga harus diperhatikan agar tidak membuat anak merasa tertekan dan malah menjadi anak yang introvert. 

Semoga informasi ini berguna. Dampingi dan filter selalu apa yang anak serap dan pelajari, sehingga anak-anak bisa tumbuh dengan optimal. 

(vem/gil)