3 Hal yang Perlu Dilakukan Saat Balita Mulai Ngambek

Fimela diperbarui 26 Nov 2014, 14:20 WIB

Balita memang lucu dan menggemaskan. Tapi ada kalanya mereka bisa begitu susah dikontrol dan impulsif, sampai sering ngambek jika keinginan mereka tidak dituruti. Sebagai orang tua, Anda mungkin bingung harus melakukan apa ketika buah hati Anda tiba-tiba ngambek atau kesal karena keinginannya tidak dituruti. Berikut ini ada tiga hal yang perlu dilakukan saat balita ngambek seperti yang dilansir oleh aplaceofourown.org.

Gunakan Kata Singkat
Ketika anak berada dalam kondisi bahagia dan tenang, kita bisa menggunakan nada bicara yang normal seperti biasa, dengan menggunakan nada dan ekspresi yang sama. Namun, ketika anak ngambek, dapatkan perhatiannya dengan mengatakan sejumlah kata atau frase singkat kepadanya agar bisa dimengerti. Anda bisa menggunakan 1 hingga 3 frase kata pendek, atau 3 hingga 5 frase kata pendek untuk anak berusia di atas 2 tahun.

Kalau anak Anda marah karena dia tidak bisa membuka tutup botol misalnya, sampaikan penjelasan singkat tentang cara membuka tutup botol agar terbuka. Anak Anda perlu tahu apa yang memang seharusnya dilakukan ketika ia kesal atau ngambek.

Ulangi Kata-Kata Tersebut
Agar anak bisa kembali memperhatikan Anda, Anda perlu mengulang frase kata yang Anda gunakan berulang-ulang kali, setidaknya lima hingga sepuluh kali. Misalnya, jika Anda menggunakan kata-kata, "Adek sini, mana senyumnya?" maka ulangi kata-kata tersebut hingga anak Anda benar-benar memperhatikan Anda dan ngambeknya bisa mereda.

Gunakan Ekspresi dan Nada Bicara yang Pas
Bagaimana cara Anda mengatakan apa yang Anda katakan bisa lebih penting daripada apa yang sedang Anda coba katakan. Jadi gunakan ekspresi dan penekanan nada bicara yang pas saat Anda mencoba untuk menarik perhatiannya lagi. Sebagai contoh, nada suara yang lembut dan tenang bisa memperlihatkan bahwa sebenarnya Anda sangat peduli dengan yang dirasakan oleh anak Anda yang sedang ngambek.

Saat anak ngambek, sesekali Anda perlu memperlihatkan pada anak Anda bahwa Anda pun tahu apa yang sedang dirasakan anak Anda. Agar anak tidak semakin agresif seperti memecahkan barang-barang di dekat mereka ketika ngambek, Anda bisa mencoba sejumlah cara seperti meluangkan lebih banyak waktu untuk bermain dengan mereka, tentukan batasan dan jika perlu hukuman ketika anak sudah bertindak berlebihan, dan yang penting lagi adalah memperlakukan anak Anda dengan penuh kasih sayang.

(vem/nda)