Sudah Sekurus Ini, Aku Tetap Ditolak Agency Model Karena Terlalu Gemuk

Fimela diperbarui 03 Sep 2015, 12:58 WIB

Punya badan langsing memang menyenangkan, ada banyak baju-baju keren yang bisa dipakai. Standar cantik di berbagai dunia masih seputar bentuk tubuh wanita, terutama yang langsing semampai.

Jika melihat foto gadis cantik ini, Anda pasti setuju bahwa dia langsing (bahkan sudah terlalu kurus). Faktanya, dia ditolak berbagai agency model karena dianggap terlalu gemuk dan besar, dilansir oleh metro.co.uk.

Kata Mereka, Pinggang Saya Terlalu Lebar

Agnes Hedengard selalu melihat dunia modelling sebagai impian yang harus diwujudkan. Dia berusaha sekuat tenaga menjaga bentuk tubuhnya hingga BMI yang dimiliki hanya 17,5 (yang masuk kategori berat badannya kurang). Namun faktanya, berbagai agency model di Swedia menolak Agnes dengan alasan yang membuat banyak orang tak habis pikir.

"Mereka berpendapat bahwa saya terlalu gemuk. Kata mereka, bokongku terlalu besar, pinggulku terlalu lebar," ujar gadis 19 tahun ini. (Anda mungkin berpikir, 'Kalau yang seperti ini dikatakan gemuk, aku apa dong?')

Agnes melanjutkan, "Dalam industri modelling, mereka tidak mau model dengan tubuh seperti saya. Tubuh saya harus lebih kurus lagi. Saya telah mendapat kontak dan dihubungi banyak agency model, mereka ingin bekerja bersama saya. Namun setelah mereka mengukur langsung tubuh saya, hampir semua mengatakan hal yang sama, saya terlalu gemuk,"

Dalam foto Instagram di atas, Agnes menuliskan:

Dalam industri model, bentuk tubuh saya masih masuk kategori 'terlalu besar'. Banyak orang di industri model ingin bekerja bersama saya, tetapi hampir semua mengatakan 'dia harus membentuk tubuhnya lagi agar lebih baik' atau 'dia terlalu besar'. Saya menyukai dunia modelling. Saya suka berdiri di depan kamera, tetapi semua alasan mereka tentang tubuh saya yang terlalu besar membuat saya membenci apa yang saya cintai.

Pernah Mengalami Anoreksia

Dengan tuntutan yang sangat besar, Agnes mulai berpikir rasional. Saat ini dia tidak lagi melihat dunia modelling sebagai bagian dari hidupnya. Saat ini Agnes bekerja sebagai asisten toko di Stockholm. Sekali waktu dia bekerja sebagai model untuk pemotretan-pemotretan kecil.

"Saat ini, modelling lebih seperti pekerjaan paruh waktu bagi saya," ujar Agnes yang sudah berjuang besar demi impiannya ini. "Saya memberi banyak perhatian terhadap bentuk tubuh saya selama setahun ini, saya bisa tidak makan seharian dan menghitung kalori adalah tugas saya sehari-hari,"

Demi bentuk tubuh ala model Agnes, mengaku pernah mengalami anoreksia. "Saya pernah mengalami anoreksia, tetapi saya berhasil melawannya. Tentu saja itu sulit, tetapi pada akhirnya saya mencurahkan seluruh energi untuk mencintai diri sendiri dan tidak membiarkan orang lain menyakiti diri saya,"

Apakah Agnes kecewa setelah berkali-kali ditolak oleh agency model dan pengalaman tidak menyenangkan dikatakan 'terlalu besar'? "Saya baik-baik saja sekarang, karena saya bisa menjadi diri saya sendiri," tutupnya.

Apa yang dialami Agnes memang menyakitkan, apalagi dunia modelling adalah kecintaannya. Namun kami setuju, Agnes mengambil keputusan yang tepat untuk melanjutkan hidup tanpa memaksakan diri agar tubuhnya semakin kurus seperti yang diinginkan agency model. Jika kita mencintai diri sendiri, maka di sanalah letak kebahagiaan sesungguhnya.

(vem/yel)