Pria Tunarungu Menerima Selembar Kertas dari Barista, Isinya...

Fimela diperbarui 23 Feb 2016, 12:00 WIB

Sebentuk perhatian kecil yang kita berikan pada orang lain bisa memiliki makna yang besar. Bahkan kalau kita melakukannya dengan tulus, dampaknya bisa begitu luar biasa. Seperti perhatian yang didapatkan oleh seorang pria bernama Ibby Piracha ini.

Ibby, pria asal Leesburg, Virginia ini seorang tunarungu. Dilansir dari abcnews.go.com, kalau memesan kopi di Starbucks dia akan menggunakan ponselnya dan menuliskan pesannya di situ. Sampai suatu hari, Ibby mendapatkan selembar kertas dari barista Starbucks di sana yang sangat menyentuh hatinya.

Pria berusia 23 tahun ini, dibantu intrepreter menjelaskan bahwa suatu hari seorang barista perempuan memberinya selembar kertas. Di situ tertulis, "Aku sudah mempelajari ASL jadi kamu bisa mendapatkan pengalaman yang sama dengan orang lain." ASL kepanjangan dari American Sign Language merupakan bahasa isyarat standar Amerika yang digunakan para tunarungu untuk berkomunikasi.

Ibby pun langsung mengunggah foto kertas tersebut di Facebook dan telah di"share" sebanyak lebih dari 2.000 kali. Rupanya barista tersebut telah mempelajari bahasa isyarat melalui YouTube setelah sering mendapatkan pelanggan yang melakukan pesanan dengan menggunakan teks di ponselnya. Ibby sangat tersentuh dengan yang dilakukan barista tersebut. Ia merasa barista tersebut sangat menghargai para pelanggannya dan ingin mempermudah pelanggannya membuat pesanan.

Perwakilan Starbucks juga merasa bangga ada karyawannya yang berinisiatif belajar bahasa isyarat demi memudahkan para pelanggan tunarungu untuk membuat pesanan. Sementara itu Ibby berharap post-nya di Facebook bisa menyampaikan pesan kalau orang dengan pendengaran normal dan tunarungu juga bisa tetap berkomunikasi. "Aku sungguh sangat menginginkan orang-orang bisa memahami bahwa pelanggan tunarungu juga dapat memiliki sudut pandang positif," ungkapnya.

“Be kind, for everyone you meet is fighting a harder battle.”

― Plato

Apa yang dilakukan oleh barista tersebut mungkin bukan sesuatu yang besar. Tapi ia bisa membuat orang lain merasa lebih bahagia dengan yang dilakukannya. Tak perlu menunggu lama untuk berbuat sesuatu yang positif, sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan pasti akan berbuah manis.

(vem/nda)