Kapan Saat Yang Tepat Minum Air Panas Atau Air Dingin?

Fimela diperbarui 28 Feb 2016, 15:40 WIB

Air memberikan kita kehidupan dan kita semua telah mengetahui ragam manfaat dari minum air putih. Namun, banyak penelitian mengatakan air tak hanya sekedar air. Untuk mendapat manfaat total darinya, kita harus mengetahui kapan saat yang tepat untuk minum air dengan suhu-suhu tertentu.

Dilansir oleh healthyandnaturalworld.com, para ahli masih memperdebatkan suhu air yang tepat untuk dikonsumsi tubuh. Pengobatan kuno seperti Ayurveda telah mempercayai betapa pentingnya temperatur tubuh dan efeknya bagi kesehatan sejak lebih dari 3.000 tahun yang lalu.

Suhu tubuh manusia sehat pada umumnya adalah 37 derajat Celcius, yang mana jauh berbeda dengan suhu segelas air dingin. Untuk situasi-situasi tertentu, kamu perlu memperhatikan apa kata tubuhmu dan mengetahui jenis air putih yang tepat untuk dikonsumsi. Bingung? Simak saja penjelasannya berikut ini.

(vem/wnd)
What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Air Dingin

Foto: copyright thinkstockphotos.com

Air dingin tepat dikonsumsi saat:

Berolahraga

Saat berolahraga, suhu tubuh akan meningkat. Berkeringat adalah mekanisme tubuh yang menandakan bahwa tubuh perlu didinginkan dan butuh terhidrasi dengan air. Minum air dingin akan menjaga suhu tubuh tetap stabil 50% lebih lama daripada air biasa.

Demam

Penting menjaga tubuh untuk tetap terhidrasi selama demam karena tubuh sedang berjuang keras melawan 'serangan' di dalam. Cobalah mengkonsumsi air dingin dengan perasan jeruk lemon dan sedikit garam untuk mengembalikan elektrolit tubuh yang hilang.

Mengurangi Berat Badan

Minum air dingin akan meningkatkan metabolisme dan membantu membakar kalori sebanyak 70 kalori setiap harinya.

3 dari 3 halaman

Air Hangat atau Air Panas

Air hangat atau air panas cocok dikonsumsi saat:

Melancarkan Pencernaan

Penasaran nggak sih, kenapa banyak orang minum kopi atau teh panas saat pagi hari? Jawabannya adalah karena minuman hangat atau panas menstimulasi pencernaan. Tubuh memerlukan waktu cukup lama untuk 'memanaskan' dirinya, itulah mengapa air hangat atau panas sangat membantu pencernaan.

Detoksifikasi

Jika kamu berniat untuk menjalani detoks, hal utama yang harus kamu lakukan adalah banyak minum air putih. Dr. Mark Hymann MD merekomendasikan air putih hangat dengan perasan jeruk lemon untuk program detoks sehari-hari.

Mengurang Rasa Sakit

Air hangat atau panas sangat disarankan jika kamu mengalami pusing atau radang karena air hangat atau panas menstimulasi aliran darah menuju ke saraf. Pengobatan sederhana ini juga baik mengatasi dilepen/menstrual cramps.