Udah Dewasa Kok Ngompol, Apa Penyebabnya?

Fimela diperbarui 06 Apr 2016, 09:19 WIB

Ladies, saat sedang terbuai mimpi, tiba-tiba buang air kecil tidak tertahankan. Di luar perkiraan, eh ternyata kita mengompol. Waduh! Well, mengompol tidak selalu terjadi pada anak-anak, orang dewasa pun bisa mengalami kondisi ini lho.

Pada anak-anak, ngompol dianggap normal karena memang kandung kemihnya belum terbentuk secara sempurna. Tapi, bila ini terjadi pada orang dewasa, mungkin beberapa penyakit atau kondisi ini yang jadi pemicunya :

Faktor genetik atau keturunan yang diturunkan dari orang tua ke anaknya bahkan hingga sang anak sudah berusia dewasa sekalipun.

 

  • Kondisi urinary tract infection (UTI) atau infeksi saluran kencing.
  • Kandung kemih yang tergolong kecil.
  • Diabetes.
  • Penyakit ginjal.
  • Pembesaran kelenjar prostat.
  • Kanker prostat.
  • Kanker pada kandung kemih.
  • Efek samping dari obat-obatan yang dikonsumsi.
  • Adanya masalah pada saraf.
  • Stres, gangguan kecemasan, rasa takut serta masalah-masalah psikologi lainnya.
  • Adanya kondisi sleep apnea.
  • Ketidakseimbangan hormon antidiuretik atau ADH.

Penyebab dari adanya kondisi orang dewasa yang mengompol biasanya merupakan salah satu dari berbagai penyakit yang sudah disebutkan di atas. Untuk mengatasi kebiasaan dan kondisi mengompol ini, Anda dapat melakukan proses pemeriksaan kesehatan dan pengobatan yang terdiri dari:

  1. Pemeriksaan fisik
  2. Pemeriksaan saraf
  3. Tes urin
  4. Pemeriksaan urologi
  5. Pemindaian menggunakan ultrasound pada ginjal dan kandung kemih

Saat melakukan konsultasi atau pemeriksaan, pastikan Anda memiliki rekaman yang mencatat seberapa sering dan kapan kondisi mengompol ini paling sering terjadi di siang maupun malam hari. Berapa banyak urin yang dikeluarkan, konsumsi cairan sehari-hari dan jenis cairan yang dikonsumsi. Jumlah malam yang dilalui tanpa mengompol dan dengan mengompol, ada tidaknya kondisi infeksi saluran kencing yang berulang kali terjadi serta seberapa derasnya aliran urin yang dikeluarkan pada saat Anda berkemih.

Untuk mengobati kondisi ini, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  1. Berapa banyak cairan yang Anda konsumsi dan membatasinya.
  2. Kurangi atau hindari kafein serta alkohol dan rutinkan kegiatan buang air kecil dengan menjadwalkannya sebagai pengingat bagi Anda untuk berkemih setiap satu hingga dua jam sekali sehari.
  3. Selalu kosongkan kandung kemih sebelum tidur meski belum ada dorongan untuk berkemih.
  4. Selalu pasang alarm untuk membangunkan Anda di tengah malam untuk buang air kecil.
  5. Alasi kasur Anda dengan matras khusus dan kenakan celana yang menyerap cairan dengan mudah sepanjang malam.

Untuk obat-obatannya, kondisi mengompol pada orang dewasa ini dapat diatasi dengan mengonsumsi obat anticholinergicuntuk mengatasi kandung kemih yang terinfeksi, antibiotik bagi kondisi infeksi saluran kencing, konsumsi Desmopressin acetate untuk menambah kadar ADH dan memperlambat proses yang memicu terjadinya dorongan untuk buang air kecil, serta konsumsi obat-obatan penghambat DHT (Dehidrotestosteron) untuk mengurangi pembengkakan pada prostat.

Ditinjau oleh: dr. Nina Amelia Gunawan

Sumber: http://meetdoctor.com/

(vem/meetdoctor/wnd)
What's On Fimela