Agar yang Manis Baik Dikonsumsi Saat Puasa, Ikuti Tips Ini

Fimela diperbarui 16 Jun 2016, 03:03 WIB

Makanan yang manis bisa menambah energi, dan membuat anda menjadi lebih bertenaga lagi. Namun sayangnya, saking menginginkan tenaga cepat pulih, ternyata sebagian orang melampiaskannya dengan menyantap makanan manis secara berlebihan pada saat berbuka. Padahal pada kenyataannya, jumlah makanan manis yang dikonsumsi dalam jumlah besar akan mengakibatkan lonjakan insulin dalam tubuh. Maka dari itu, hal ini juga dapat membuat tubuh merespon penimbunan lemak dengan lebih cepat. Adanya penimbunan lemak di tubuh lebih cepat, selain membuat tubuh terasa tidak nyaman, tentu saja hal ini juga dapat menyebabkan berat badan justru naik di bulan puasa. Maka dari itu lebih baik anda mengonsumsi makanan manis dalam porsi yang sedikit-sedikit namun sering, sehingga tubuh bisa beradaptasi dan tidak kaget.

Beberapa hal buruk jika mengonsumsi gula berlebihan:

  1. Mengonsumsi gula terlalu banyak bisa menyebabkan tekanan darah tinggi, kolesterol jahat meningkat, dan trigliserida meningkat, di mana kondisi ini akan meningkatkan risiko penyakit jantung. Selain penyakit jantung, bahaya lain yang mengancam adalah penyakit diabetes.
  2. Makanan atau minuman yang manis di dalamnya juga banyak mengandung zat adiktif yang membuat orang merasa ketagihan untuk terus mengonsumsinya.
  3. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa sel kanker akan berkembang dengan cepat karena paparan makanan manis. Makanan bergula dapat meningkatkan kadar insulin dalam tubuh yang pada gilirannya, mendorong pertumbuhan sel kanker.

Beberapa hal yang harus diperhatikan saat mengonsumsi makanan manis, antara lain:

  1. Tidak berlebihan saat mengonsumsinya.
  2. Disarankan untuk mengonsumsi makanan yang manis alami, karena tidak berbahaya untuk tubuh.
  3. Hati-hati pemanis buatan, karena dapat membuat tubuh kekurangan vitamin, mineral, antioksidan, serat dan juga air.
  4. Disarankan untuk mengonsumsi makanan manis yang mengandung karbohidrat kompleks. Karena memerlukan waktu lebih lama untuk diproses dalam tubuh, sehingga respon insulin dalam tubuh juga tidak melonjak. Karena respon insulin tidak tinggi, maka kecenderungan tubuh untuk menabung lemak juga rendah. Contohnya adalah kurma dan nasi.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda dan menjadikan puasa Anda tetap lancar. Selamat mencoba.

(vem/apl)
What's On Fimela