Yang Harus Dilakukan Jika Kamu dan Calon Saudara Ipar Tidak Akur

Fimela diperbarui 21 Mar 2017, 12:15 WIB

Pernikahan bukan hanya tentang kamu dan pasangan, tetapi keluarga baru yang kamu ciptakan. Menyatunya dua keluarga yang berbeda adalah konsekuensi dari sebuah pernikahan. Masalahnya, betapapun kamu sangat mencintai pasangan, tidak ada jaminan bahwa kamu akan akur dengan ipar. Apa yang harus dilakukan oleh pengantin jika tidak akur dengan sang calon ipar?

Tak ada peraturan yang mengatakan bahwa kamu dan calon ipar harus jadi sahabat. Apalagi jika kamu tinggal jauh dengan keluarga pasangan, selama kamu bisa saling mengunjungi dan berhubungan, pasti tak akan jadi masalah besar. Kamu hanya perlu bersikap bersahabat dan tersenyum pada sang calon ipar. Bagaimanapun ia akan menjadi kakak atau adikmu!

Jika hubungan harus melibatkan tak sekedar bertemu, maka mungkin ada masalah. Misalnya ada pertengkaran yang terjadi di antara kamu, atau sang calon ipar tak menyetujui pernikahan kamu, atau ia cemburu. Mulai bicarakan hal tersebut, segera temukan waktu yang tepat untuk berbicara. Setidaknya harus ada hal yang saling bisa dimengerti satu sama lain. Kamu juga perlu mendiskusikan dengan pasangan, bagaimana cara menghadapinya. Jangan meminta pasangan untuk memilih salah satu di antara kamu dan calon ipar, lebih baik tanyakan cara apa yang terbaik untuk membuat kamu dan calon ipar bisa saling mengerti. Temukan cara senyaman mungkin untuk kamu dan sang ipar!

Apapun situasinya, satu-satunya reaksi dan kebiasaan yang bisa kamu kontrol adalah kebiasaan kamu sendiri. Bertingkah lakulah dengan baik, dan hindari drama atau membawa-bawa masalah lama yang sudah diselesaikan. Semakin kamu menanggapinya dengan tenang dan santai, semakin mudah masalah tersebut akan terlewati, dan semoga kamu bisa melewati tahun-tahun setelahnya.

(vem/Bridestory/apl)
What's On Fimela