Bayi Pertama Kali Mendengar Suara Ibunya, Reaksinya di Luar Dugaan

Fimela diperbarui 24 Okt 2017, 14:30 WIB

Sebuah video sudah di-sharelebih dari 298 ribu kali. Sudah dilihat 17 juta kali dan menyentuh hati banyak orang di berbagai negara. Durasi videonya hanya 1 menit 6 detik tapi melihatnya bikin hati dan perasaan kita ikut tersentuh.

Video tersebut menampilkan seorang bayi cantik yang baru berusia 2 bulan. Dilansir dari goodhousekeeping.com, video tersebut diunggah oleh Christ Keane. Putrinya yang bernama Charlotte baru saja mendapat alat bantu dengar. Ketika Charlotte akhirnya bisa mendengar suara ibunya untuk pertama kalinya, reaksinya sungguh di luar dugaan.



Copyright: YouTube.com/Magic Life

Charlotte lahir dengan gangguan pendengaran yang disebut bilateral profound congenital hearing loss. Kondisi ini termasuk langka dengan rasio terjadi hanya pada 1 dari 1.000 hingga 2.000 kasus kelahiran. Selama hamil, Christy tak merasakan gejala-gejala yang aneh sehingga dia begitu terkejut saat tahu putrinya mengalami gangguan pendengaran. Seumur hidupnya, Charlotte kemungkinan besar akan tuli. Kini, keluarga Charlotte berusaha untuk memberikan implan koklea pada Charlotte nanti di usianya yang hampir 1 tahun. Sementara alat bantu dengar saat ini yang diberikan hanya berfungsi untuk memperkuat suara untuk ditangkap.

Ketika Charlotte diberi alat bantu dengar dan mendengar suara ibunya untuk pertama kalinya, ekspresi wajahnya benar-benar sangat menyentuh. Charlotte tampak akan tersenyum, tapi kemudian mewek seperti mau menangis. Ketika sang ibu mengucapkan, "I love you," ekspresi Charlotte makin bikin terharu. Kedua matanya yang begitu jernih itu pun kemudian tampak berkaca-kaca. Benar-benar sangat menyentuh hati dan perasaan.

Video yang direkam oleh suami Christy, Daniel itu diunggah ke Facebook dan tak lama kemudian mendapat banyak sekali respon positif yang sungguh di luar dugaan. "Seumur hidupku belum pernah aku melihat wajah seperti itu sebelumnya," ujar Christy menanggapi reaksi Charlotte tersebut. "Aku ibunya, dan aku bisa melihat dari matanya ketika ia sedih, marah atau terluka, dan ikatan itu serta momen ketika mata kami bertatapan dan dia mendengar suaraku untuk pertama kalinya, emosi itu benar-benar murni darinya."

Saat ini, Charlotte juga senang mendengarkan suara kakaknya, Cameron yang berusia 2 tahun. Di samping itu, Charlotte dibantu oleh ahli terapi bicara untuk melatihnya bisa berbicara. Semoga kondisi Charlotte bisa terus membaik, ya ladies. Pasti dia akan makin bahagia nantinya bila setiap harinya bisa mendengar suara dari orang-orang terdekatnya.

(vem/nda)