Haruskah Melakukan Premarital Check Up Sebelum Menikah? Ini Manfaatnya

Fimela diperbarui 24 Jan 2018, 14:00 WIB

Saat berbincang tentang pernikahan yang pertama kali terlintas dalam pikiranmu tentu masalah katering, sewa gedung, undangan hingga gaun pernikahan. Namun, tahukah kamu jika ada hal lain yang lebih penting dibandingkan hak tersebut. Apakah itu? Iya, premarital check up atau pemeriksaan kesehatan sebelum menikah.

Apa Itu Premarital Check Up

Premarital check up adalah rangkaian pemeriksaan kesehatan yang dilakukan pasangan sebelum menikah. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menguji apakah terdapat penyakit genetik serta infeksi menular yang berguna untuk mencegah penularan penyakit dari pasangan dan calon anak kelak.

Dengan melakukan premarital check up maka, kamu dan pasangan dapat merencanakan kesehatan keluarga sejak dini. Idealnya premarital check up dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan. Namun, jika tidak ada waktu kamu dan pasangan dapat melakukan premarital check up kapanpun sebelum pernikahan.

Yang perlu dipersiapkan saat akan melakukan premarital check up adalah kamu dan pasangan harus berpuasa selama 10-12 jam. Selama puasa kamu hanya boleh minum air putih saja, dan yang terpenting pemeriksaan dilakukan pada pagi hari sebelum kamu beraktivitas.

Tes premarital check up antara lain tes golongan darah atau untuk mengetahui jenis rhesus kamu dan pasangan. Well, perlu kamu ketahui jika rhesus kamu dan pasangan tidak cocok maka akan mempengaruhi perkembangan janin dalam rahim dan akan bermasalah pada kesehatan di masa depan.

Yang kedua yaitu tes kelainan darah, seperti thalassemia dan hemofilia. Ketiga penyakit menular seksual, hepatitis B dan HIV serta yang terakhir yaitu tes penyakit genetik. Tes ini bermanfaat untuk mengetahui riwayat penyakit dari pasangan atau penyakit keturunan dari pasangan dapat membantu kamu lebih mengenal pasangan.

Bagaimana Jika Hasil Premarital Check Up Tidak Baik?

Haruskah pernikahan batal karena hasil premarital check up buruk? Jangan khawair, hasil premarital check up yang tidak baik bukan berarti pernikahan kamu dan pasangan batal. Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penangan yang baik. Tujuan premarital check up bukanlah mencari kesalahan tapi menghindari hal buruk yang mungkin terjadi.

Bukankah lebih baik mencegah daripada mengobati. Jadi sudah tidak ragu lagi untuk melakukan premarital check up bukan? Semoga bermanfaat dan selamat mempersiapkan pernikahan dengan bahagia.

(vem/apl)