5 Makanan Penyebab Asam Lambung Meningkat, Sebaiknya Kamu Hindari

Fimela diperbarui 01 Feb 2018, 18:30 WIB

Masalah pencernaan memang menggangu selain maag ada satu lagi masalah pencernaan yang membuat lambung tidak nyaman yaitu asam lambung. Well, salah satu cara untuk menghindari asam lambung yang meningkat caranya adalah mengatur pola makan. Menghindari makanan yang dapat memicu meningkatkan asam lambung salah satunya.

Ladies, berikut ini adalah 5 makanan yang sebaiknya kamu hindari agar terhindar dari asam lambung yang mengganggu. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

Daging Merah

Jika kamu memiliki masalah dengan lambung maka sebaiknya hindari mengonsumsi daging merah. Sebaiknya perbanyak konsumsi sayuran alih-alih makan daging merah. Daging memicu meningkatnya asam lambung. Selain itu daging juga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk proses pencernaan.

Makanan yang Berminyak

Makan gorengan memang enak. Hmm, dicocol dengan sambal pedas tentu akan semakin nikmat. Tapi tahukah kamu jika terlalu banyak mengonsumsi makanan yang berminyak tidak baik bagi kesehatan lambung kamu. Pilih makanan yang direbus atau kukus alih-alih menggorengnya.

Kopi

Well, ini mungkin akan sulit bagi kamu jika kopi adalah minuman yang dapat meningkatkan mood kamu. Sebaiknya hindari minum kopi jika kamu bermasalah dengan pencernaan. Ganti dengan teh hijau atau teh herbal karena lebih ramah dengan kesehatan perutmu.

Produk Susu Tinggi Lemak

Mengonsumsi susu baik-baik saja, namun pastikan yang rendah lemak. Produk susu tinggi lemak sepertoi es krim, keju, yoghurt, butter akan meningkatkan asam lambung kamu. Jadi pastikan kamu menghindarinya ya.

Minuman Soda

Meskipun minuman soda enak dan segar, sebaiknya mulai sekarang singkirkan minuman tersebut. Minuman dengan soda tidak baik untuk kesehatan lambung kamu. Pastikan kamu mengganti minuman soda kamu dengan air putih ya.

Ladies, demikian 5 makanan dan minuman yang sebaiknya kamu hindari untuk menghindari asam lambung yang menggangu. Semoga bermanfaat.

(vem/apl)
What's On Fimela